Monday, 21 October 2019

Novel Baswedan Berharap Komnas HAM Selesaikan Investigasi Penyiraman Air Keras

Kamis, 3 Mei 2018 — 21:19 WIB
Novel Baswedan di kantor KPK

Novel Baswedan di kantor KPK

JAKARTA – Kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan belum menemui titik terang meski berlangsung lebih satu tahun. Februari 2018 lalu, Komnas HAM membentuk Tim Pemantau Kasus Novel.

Pembentukan Tim Pemantau Kasus Novel karena Komnas HAM melihat penanganan kasus ini terkesan berlarut. Tim ini sendiri bertugas hingga tiga bulan ke depan.

Novel sendiri berharap jika Komnas HAM dapat menyelesaikan investigasinya paling lambat bulan depan.

“Dan mestinya tiga bulan. Semoga dalam bulan ini, atau bulan depan, Komnas HAM sudah bisa menyelesaikan hasil investigasinya,” ucapnya di gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (3/4/2018).

Tak hanya itu, Novel berharap, Komnas HAM juga dapat melakukan tugas dengan semestinya. Hal tersebut dilakukan agar pihak berwajib dapat menganggap serius kasus-kasus penyerangan terhadap penyidik KPK.

“Itu adalah cara yang terbaik bagi Komnas HAM untuk mendukung KPK tentunya. Dan juga cara terbaik Komnas HAM untuk bisa memberikan informasi kepada bapak Presiden atau kepada pejabat-pejabat di negara ini. Sehingga langkah-langkah strategis bisa dilakukan untuk mendukung atau penguatan KPK,” tandasnya. (CW6/b)

Terbaru

Kasatpol PP Jakarta Selatan Ujang Hermawan.  (wandi)
Senin, 21/10/2019 — 8:55 WIB
Soal Panti Pijat Plus-Plus, Satpol PP Siap Sidak
Ilustrasi
Senin, 21/10/2019 — 8:45 WIB
Putus Sudah Urat Malunya
Joko Widodo mengucapkan sumpah jabatan saat pelantikannya sebagai Presiden RI periode 2019-2024. (timyadi)
Senin, 21/10/2019 — 8:17 WIB
Jangan Asal Pilih Menteri
Ilustrasi
Senin, 21/10/2019 — 8:04 WIB
Pemuda Curi HP Penghuni Rumah yang Tidur Pulas