Sunday, 08 December 2019

Jadi Tuan Rumah Pertemuan IMF, Indonesia Siapkan Rp1 Triliun

Jumat, 11 Mei 2018 — 23:13 WIB
ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA -Pemerintah menyiapkan anggaran Rp1 triliun untuk menjadi tuan rumah pertemuan IMF-World Bank di Bali pada Oktober 2018. Besarnya anggaran membuat heboh di media sosial.

Ketua Pelaksana Harian pertemuan IMF-World Bank, Susiwijiono, menjelaskan pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 855,5 miliar. Anggaran tersebut merupakan jumlah pagu yang dianggarkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dari 2017 dan 2018.

Pemerintah, kata Susi, telah melakukan berbagai kontrak untuk kegiatan tersebut. Di 2017, pemerintah telah melakukan kontrak dan realisasi sebesar Rp10,4 miliar dari pagu 2017 yang sebesar Rp45,4 miliar. Sedangkan khusus untuk 2018, pemerintah telah melakukan kontrak persiapan sebesar Rp 556 miliar, dari total pagu 2018 yang sebesar Rp 810 miliar.

Menurut Susiwijono nilai kontrak tersebut bisa mengalami perubahan tergantung situasi dan kondisi dari pelaksanaan. Selan anggaran yang ada di Kemenku, ada pula yang di Bank Indonesia (BI).

BI akan menanggung persiapan untuk hotel, lokasi acara (venue), serta ruang perkantoran (office). Untuk itu semua, BI masih terus melakukan perhitungan namun diperkirakan besarannya sekitar Rp 200 miliar.

Susiwijono juga menjelaskan berbagai anggaran untuk persiapan tersebut pada dasarnya akan kembali lagi ke negara, sebab pemerintah hanya sekadar menanggung persiapan untuk para tamu yang hadir, dan bukan membayar keperluan tamu.

“Misalkan hotel, mereka akan bayar sendiri, kita hanya booking saja untuk pesan hotel. Office, kami siapkan 650 jadi office di Nusa Dua. Jadi kalau dilihat, ada beberapa hotel di situ, kita tutup satu bulan, kita sulap jadi office, itu yang kita sewa pada mereka. Mereka bayar ke pemerintah Indonesia, jadi masuk ke PNBP. Jadi, hotel, venue, office,” jelasnya.(us)