Thursday, 14 November 2019

Dulu Jaman Ahok Parkir Elekronik, Kini Parkir Online

Jumat, 18 Mei 2018 — 5:46 WIB
Sandiaga saat meluncurkan aplikasi parkir online.  (wandi)

Sandiaga saat meluncurkan aplikasi parkir online. (wandi)

JAKARTA – Bertujuan meningkatkan pendapatan dari perparkiran, Pemprov DKI Jakarta meluncurkan aplikasi parkir online. Peluncuran ini dilakukan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno di Taman Ayodya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/5).

“Peluncuran ini pertama ingin kita ciptakan lapangan pekerjaan, kemudian ingin ubah perilaku masyarakat mulai tertib dalam perparkiran. Bagaimana kita menggabungkan teknologi dan digital, diharapkan dengan cara ini pendapatan akan terus meningkat” kata Sandi, di Taman Ayodya, Kamis (17/5).

Menurutnya, dalam uji coba yang dilakukan dengan adanya aplikasi online ini maka bisa meningkatkan pedapatan hingga 129 persen dalam satu koridor jalan. Jika nanti semua melakuan yang sama pendapatan akan terus meningkat, selain itu tingkat kepatuhan masyarakat juga akan meningkat.

“Dengan adanya aplikasi ini bukan untuk menggusur juru parkir yang ada. Justru akan meningkatkan kelas para jukir dari semula manual menjadi digital. Selain itu juga kedua belah pihak, baik Pempro DKI Jakarta maupun jukir akan mendapatkan keuntungan,”tambahnya.

Kepala UPT Perparkiran DKI Jakarta, Tiodor Sianturi mengatakan dengan berbagai inovasi yang dilakukan pendapatan parkir terus meningkat setiap tahunnya. Pada 2016 lalu, pendapatan parkir mencapai 52 miliar kemudian pada 2017 naik hingga 103 persen mencapai Rp 107 persen, diharanpan setelah adanya peluncuran ini kenaikan lagi.
“Kami sangat berharap dengan adanya aplikasi ini bisa meningkat jadi 129 persen. Untuk itu kedepan akan lakukan hal yang sama, ,” ujar Tiodor Sainturi.

Sebelumnya ketika Ahok jadi Gubernur DKI diterapkan parkir elektronik di bebeapa tempat. Setelah Ahol tidak terpilih lagi proyek ini mangkrak di beberapa tempat dan kini di jaman Anies-Sandi yang diterapkan parkir online. (wandi/b)