Saturday, 16 November 2019

Iseng Ancam Tembak Jokowi Akibatnya Remaja Ini Berurusan dengan Polisi

Kamis, 24 Mei 2018 — 1:10 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.(ikbal)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.(ikbal)

JAKARTA – Pemuda berinsial S (16) yang mengancam Presiden Joko Widodo melalui video yang viral masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya hingga Rabu (23/5/2018) malam. Dia sebelumnya dijemput polisi dari rumahnya di kawasan Kembangan Jakarta Barat.

“Jadi perlu saya sampaikan ya yang pertama memang kita sedang melakukan interogasi atau pemeriksaan yang bersangkutan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu (23/5/2018) malam.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, S yang masih berstatus pelajar itu menyatakan menyesali tindakannya. Kepada penyidik, S mengaku membuat video bersurasi 19 detik itu hanya sebagai bahan candaan dengan rekannya.

“Jadi anak ini bercanda lucu lucuan tapi dia tidak tahu efeknya di sana dan kemudian akhirnya polisi juga bisa mengetahui siapa dia,” imbuh Argo.

Lebih lanjut, tutur Argo, S juga sama sekali tidak secara serius mengatakan seperti yang ada di dalam video.

“Yang bersangkutan juga menyesali perbuatannya dan dia tidak bermaksud untuk menghujat bapak presiden dan dia juga tidak membenci presiden,” terangnya.

Sebelumnya beredar video ancaman dan penghinaan kepada Jokowi. Dalam video tampak seorang pemuda yang bertelanjang dada memegang foto Jokowi. Pria berkacamata itu kemudian mengeluarkan kata-kata ancaman dan penghinaan. Bahkan dalam video berdurasi 19 detik itu dia menantang untuk menangkapnya dalam waktu 24 jam.

“Gue tembak kepalanya, gue pasung. Ini kacung gue ternyata. Jokowi gila, gue bakar rumahnya. Presiden gue tantang lu, cari gue 24 jam, lu enggak temuin gue, gue yang menang,” kata pria dalam video itu. (ikbal/b)