Friday, 18 October 2019

Jual Motor Curian Lewat Medsos, Pemuda Ini Ditangkap

Kamis, 24 Mei 2018 — 12:52 WIB
Pelaku curanmor ditangkap.(yopi)

Pelaku curanmor ditangkap.(yopi)

BOGOR  – Memasarkan motor curian lewat media sosial, pelaku pencurian motor ini dibekuk.

Aksi pelaku yang mencuri motor Yayat Hidayat  (27)  diketahui keberadaannya ketika rekan korban melihat  iklan di jejaring sosial.

KS (34), pemilik akun  yang juga pelaku pencurian, melalui  jejaring media sosial memasarkan motor yang dicurinya Selasa (22/5/2018) sekitar pukul 17.00 WIB.

Pelaku memasarkan motor curian seharga Rp 4 juta. Oleh rekan korban ditawar Rp 3 juta. Saat pelaku setuju drngan penawaran, polisi bergerak dan melakukan penangkapan.

Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky Pastika didampingi Kasat Reskrim, AKP Bimantoro Kurniawan dan Paur Humas, Iptu Silfi mengatakan, pemilik motor Yayat Hidayat saat itu parkir motor drngan kunci masih menempel di motor karena hendak membeli menu buka puasa yang  tak jauh dari rumahnya.

Usai membeli menu buka puasa, korban kaget karena motornya sudah raib..korban lalu memposting hilangnya motor kesayangannya lewat FB.
“Saat korban posting motornya dicuri dan lapor polisi, rekan korban melihat di medsos, ada motor yang dijual. Karena yakin motor yang dijual lewat medsos itu milik temannya yang hilang, ia lalu mencoba melakukan penawaran. Saat setuju harga dengan pelaku, korban dan polisi dihubungi. Pelaku akhirnya ditangkap,” kata AKBP Dicky Kamis (24/5/2018) kepada wartawan di Mapolres Bogor.

Orang nomor satu di jajaran kepolisian Kabupaten Bogor ini menambahkan, pelaku KS ditangkap di Meadland Cileungsi.

“Pelaku mencuri motor korban saat parkir di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku, sudah dua kali menjual motor curian lewat dunia maya.  Uang hasil kejahatan, digunakan untuk memenuhi kebutuhannya.

Selain pelaku, polisi juga menyita barang bukti 1 motor, 1 STNK, 1 HP dan 1 pisau kecil. “Senjata tajam ini dibawa pelaku, untuk.melakukan perlawanan jika aksinya diketahui,” papar AKBP Dicky.

Pelaku pengangguran ini, terancam.pasal 363 KUHP dan kini ditahan  di sel Mapolres Bogor. (yopi/tri)