Friday, 18 October 2019

Dirazia Saat Sembunyi, Gelandangan: Pasrah deh

Sabtu, 26 Mei 2018 — 17:04 WIB
Petugas merazia suami istri gelandangan di Jakarta Selatan.

Petugas merazia suami istri gelandangan di Jakarta Selatan.

JAKARTA – Selama Ramadhan tercatat 64 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Jakarta Selatan dijaring petugas. Jumlah itu menurun drastis dibanding tahun lalu.

Kasudin Sosial Jakarta Selatan, Mursidin, mengatakan selama bulan puasa ini petugas meningkatkan patroli menyisir sejumlah lokasi yang dianggap rawan PMKS. Selain itu, petugas juga ditempatkan di pintu-pintu masuk seperti dari daerah seperti Tanggerang, Depok, dan Bogor.

“Hasil dalam penyisiran petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Sudin Sosial Jakarta Selatan sebanyak 64 orang berhasil di jaring. Jumlah ini turun drastis dibanding tahun sebelumnya dalam periode yang sama,”terang Mursidin, Sebtu (26/5).

Menurut Kasudin Sosial, puluhan PMKS yang terjaring razia didapat pada titik titik lokasi rawan PMKS di Jakarta Selatan, perempatan Cilandak, Pasar Minggu, Kebayoran Baru dan sejumlah wilayah lainnya. Dengan diamankannya beberapa orang, makanya saat ini sejumlah petugas terus distandbaykan di lokasi.

Menurutnya, berkurangnya PMKS yang terjaring razia ini hampir setiap hari petugas P3S yang rutin melakukan pemantauan di titik-titik lokasi yang selama ini rawan PMKS. “Saya mengimbau kepada warga bila mengetahui ada PMKS yang berkeliaran agar dilaporkan dan kita akan segera menindaklanjuti,” katanya.

Sementara itu, Zaenab (57) dan Dasmen (65) dijaring saat keduanya meminta-minta di salah satu mini market. Mereka berupaya sembunyi di balim tumpukan barang tapi petugas bisa melihatnya.

“Saya ngumpet karena takut. Tapi ada petugas melihat. Pasrah deh,” kata Zaenab. (wandi/yp)