Thursday, 05 December 2019

Sopir Taksi Online Ditangkap Karena Perkosa Wanita Sedang Haid

Kamis, 7 Juni 2018 — 15:36 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA – Polisi menangkap pria berinisial F (38) warga Bekasi, Jawa Barat Senin (4/6/2018). Tersangka F ditangkap Unit 4 Subdit 3/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya karena diduga melakukan tindak kejahatan pemerasan dan pemerkosaan terhadap wanita berinisial D.

Subdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Aris Supriyono menuturkan kejadian bermula Jumat (1/6/2018) pukul 17:00 tersangka menghubungi korban dan mengajak makan ke daerah Bogor, Jawa Barat. Setelah makan keduanya menonton bioskop. Belum habis film yag ditonton, korban meminta diantar pulang.

“Namun korban dibawa oleh tersangka ke daerah Puncak Bogor Jawa Barat. Pada saat tersangka mengajak korban untuk bersetubuh ditolak oleh korban dengan alasan lagi menstruasi. Sehingga tersangka marah dan membawa korban pulang ke arah Jakarta,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (7/6/2018).

Di perjalanan pulang, tersangka sempat berhenti di minimarket dan membeli sebuah lakban. Setelah itu keduanya melanjutkan perjalanan pulang. Setibanya di Jalan Raya Tol Jagorawi KM 10 Cipayung Cibubur, Jakarta Timur tersangka yang berprofesi sebagai driver online menghentikan laju kendaraannya.

“Tersangka langsung membekap korban dan mengikat tangan dan kaki korban dengan menggunakan lakban. Selanjutnya membawa korban ke daerah Cibinong. Dan di perjalanan tersangka ngambil handphone dan duit korban. Karena ketakutan selanjutnya korban meminta tersangka untuk membuka ikatan kaki dan tangannya dan mau memenuhi keinginan tersangka untuk bersetubuh. Di dalam mobil tersangka langsung memperkosa korban,” terang Aris.

Atas laporan korban polisi pun bergerak dan melakukan penangkapan terhadap F pada Senin (4/6/2018). Dari tangan tersangka disita barang bukti satu buah HP merk Oppo F5 warna gold, satu unit mobil honda Mobilio B 4232 KFD dan lakban bekas serta pakaian tersangka dan korban. Tersangka melanggr pasal tentang pemerasan dan pemerkosaan sebagimana dimaksud dalam pasal 368 KUHP dan pasal 285 KUHP. (ikbal/b)