Saturday, 16 November 2019

Musim Mudik Lebaran, Posko Ramah Anak Wajib Ada

Senin, 11 Juni 2018 — 13:23 WIB
Pemerhati anak dan perempuan, Giwo Rubianto Wiyogo.

Pemerhati anak dan perempuan, Giwo Rubianto Wiyogo.

JAKARTA – Warga Jakarta sudah mulai meninggalkan Ibu Kota untuk mudik ke kampung halaman. Sepreti tahun-tahun sebelumnya, masih banyak pemudik memilih sepeda motor sebagai alat transportasi karena dianggap lebih efisien.

Pemerhati anak dan perempuan, Giwo Rubianto Wiyogo, prihatin dengan banyaknya pemudik yang menyertakan anak-anak mereka dalam perjalanan panjang dengan menggunakan sepeda motor. Padahal, hal tersebut sangat beresiko bagi kesehatan dan keselamatan si buah hati.

“Menggunakan transportasi umum seperti bus, kereta atau oun kapal laut untuk mudik saya rasa lebih bijak,” ucap Ketua Umum Kowani ini kepada Poskotanews.com, Senin (11/6/2018). “Bukan hanya kesenangannya saja yang harus diperhatikan. Tapi, anak juga harus mendapat perhatian khusus selama mudik Lebaran.

Untuk mengurangi risiko terdampak pada anak, Giwo meminta pemerintah menyiapkan posko ramah anak di banyak titik yang dilalui pemudik. “Bukan hanya posko kesehatan untuk orang tua. Tapi anak-anak ini harus diperhatikan,” katanya. “Posko ramah anak wajib ada,” tegasnya.

Menurut Giwo, anak juga memiliki hak yang harus dipenuhi selama perjalanan mudik, seperti hak kesehatan, hak keselamatan dan hak keamanan.

“Itulah kegunaan posko ramah anak. Karena jika hak-haknya tidak terpenuhi, maka akan ada efek fisik dan efek psikis yang berpengaruh kepada anak. Dari segi fisik, biasanya yang terserang kesehatannya seperti batuk, demam. Sedangkan secara psikis, si anak bisa murung dan rewel selama perjalanan,” paparnya.

Giwo berharap, kegembiraan berkumpul dengan keluarga bisa juga dirasakan anak-anak. “Marilah bikin mudik menjadi menyenangkan dan ramah anak,” tandasnya. (mb/win)