Tuesday, 10 December 2019

Ganjil-Genap di Jakarta Diperluas, Waktunya 15 Jam

Sabtu, 23 Juni 2018 — 0:45 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA – Menjelang perhelatan Asian Games 2018, ganjil genap rencananya diperluas. Kebijakan ini menuai pro-kontra, sebab ganji genap ini berbeda dengan ganjil genap biasa. Yang mana ganjil genap untuk Asian Games 2018 dilakukan selama 15 jam (pukul 06.00 WIB – 21.00 WIB) mulai dari Senin-Minggu atau setiap hari.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan perluasan ganjil genap ini masih dalam tahap uji coba. Ia pun menjelaskan ada alasan-alasan tersendiri mengapa ganjil genap diperluas pada saat event Asian Games 2018 berlangsung. Salah satunya agar waktu tempuh dari Kampung Atlet hingga ke venue bisa lebih cepat.

“Kita ingin bahwa standar waktu tempuh sebagai alasan utama ditetapkan OCA (Olympic Council of Asia) adalah 34 menit. Sedangkan kita juga ingin kualitas udara yang lebih baik pada saat pagelaran Asian Games. Dan ini (akan) diterapkan,” ujar Sandi pada Jumat (22/6/2018), di Balai Agung, Jakarta Pusat.

Ia berharap agar masyarakat dapat mendukung rencana tersebut serta memberikan kesempatan kepada Pemprov DKI untuk melaksanakan uji coba perluasaan ganjil genap. Di mana, uji coba ini rencananya akan dilakukan pada pertengahan Juli hingga pelaksanaan Asian Games pada Agustus 2018 nanti.

Untuk mempermudah masyarakat akibat perluasan ganjil genap ini, maka kata Sandi, Transjakarta akan menambahkan rute baru. Selain untuk mempermudah masyarakat dalam berpergian, hal ini juga merupakan tahap awal untuk mengajak masyarakat pelan-pelan berpindah ke transportasi umum. Terlebih, LRT di kawasan Kelapa Gading akan segera tersedia. Sehingga kata Sandi, diharapkan nantinya terjadi transisi ke transportasi berbasis rel.

“Momentum Asian Games ini kita harus pastikan bisa dijadikan sebagai sarana mobilisasi dan sosialisasi dan edukasi juga untuk penggunaan angkutan umum massal,” tandasnya. (cw2/b)