Friday, 15 November 2019

Kapal Tenggelam di Danau Toba Kadishub Samosir Tersangka

Kamis, 28 Juni 2018 — 21:14 WIB
Korban kapal tenggelam di Danau Toba terus dicari

Korban kapal tenggelam di Danau Toba terus dicari

MEDAN – Kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba,Sumatera Utara Senin (18/6), terus dikembangkan. Sebelumnya, penyidik Polda Sumatera Utara dan Polres Samosir menetapkan 4 orang tersangka dalam kasus tersebut.

Kali ini, penyidik menetapkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Samosir Nurdin Siahaan ditetapkan sebagai tersangka,

Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja Kamis (28/6) membenarkan Kadishub Kabupaten Samosir dinaikkan statusnya menjadi tersangka.

“Kasus ini ditangani penyidik Ditkrimum Polda Sumut gabungan dengan Polres Samosir dan Ditpolair Polda Sumut,” kata Tatan.

Pertimbangan penyidik menetapkan Kadishub Samosir sebagai tersangka antara lain karena dia yang berwenang di kawasan tersebut. Sehingga tenggelamnya KM Sinar Bangun dianggap menjadi kelalaian tersangka.

Dengan penetapan Kadishub Samosir Nurdin Siagian sebagai tersangka, total tersangka tenggelamnya KM Sinar Bangun menjadi lima orang.

Sebelumnya penyidik telah menetapkan empat orang tersangka yakni nakhoda Kapal Sinar Bangun, Poltak Soritua Sagala, Kepala Pos Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir Golpa F Putra, Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Perairan (ASDP) Kabupaten Samosir, Rihad Sitanggang dan anggota Kapos Pelabuhan Simanindo, Karnilan Sitanggang.

Seperti diberitakan KM Sinar Bangun tenggelam pada 18 Juni 2018 lalu di perairan Danau Toba saat berlayar dari Simanindo dengan tujuan ke Tiga Ras, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Dalam peristiwa itu tiga orang penumpang meninggal, 21 penumpang selamat dan 164 penumpang belum ditemukan. (samosir/b)