Monday, 21 October 2019

Ini Alasan Komnas HAM Perpanjang Penyelidikan Kasus Novel Hingga Agustus

Jumat, 29 Juni 2018 — 15:48 WIB
Komisioner Komnas HAM Amiruddin Al-Rahab bersama Ketua Wadah Pegawai (WP) KPK  Yudi Purnomo .(Cw6)

Komisioner Komnas HAM Amiruddin Al-Rahab bersama Ketua Wadah Pegawai (WP) KPK Yudi Purnomo .(Cw6)

JAKARTA – Tim Pemantau Kasus Novel Baswedan dari Komnas HAM memperpanjang pengusutan kasus penyidik senior KPK tersebut sampai bulan Agustus 2018 nanti.

Komisioner Komnas HAM Amiruddin Al-Rahab menyebut jika pihaknya butuh lebih banyak informasi terkait kasus penyerangan terhadap Novel.

“Yang ada adalah kita butuh lebih banyak informasi,” ucapnya di Komnas HAM, Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/6/2018).

Pria yang akrab disapa Amir tersebut memastikan,  Komnas HAM tidak kesulitan dalam mengusut kasus penyiraman air keras terhadap Novel. Ia pun mengaku jika perlahan Komnas HAM menemui beberapa titik terang.

“Tidak kesulitan, tidak ada yang sulit buat komnas,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Wadah Pegawai (WP) KPK  Yudi Purnomo beharap, pada bulan Agustus 2018 nanti Komnas HAM bisa memaparkan hasil penyelidikannya kepada Novel dan KPK.

“Di bulan Agustus nanti kami harapkan juga sudah ada laporan dari tim Komnas Ham untuk sekaligus bersinergi dengan tuntutan kami juga bahwa pak Presiden untuk secepatnya membetuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) sehingga bisa selaras dengan apa yang didapatkan dari komnas ham sehingga publik bisa secara terang benderang untuk melihat kasus ini seperti apa,” tandasnya.

Sebelumnya, Anggota Wadah Pegawai (WP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/6/2018).

Ketua WP KPK Yudi Purnomo mengatakan, tujuan ia dan empat rekannya datang ke Komnas HAM tak lain untuk mencari informasi terkait pengusutan kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. (Cw6/tri)

Terbaru

Kasatpol PP Jakarta Selatan Ujang Hermawan.  (wandi)
Senin, 21/10/2019 — 8:55 WIB
Soal Panti Pijat Plus-Plus, Satpol PP Siap Sidak
Ilustrasi
Senin, 21/10/2019 — 8:45 WIB
Putus Sudah Urat Malunya
Joko Widodo mengucapkan sumpah jabatan saat pelantikannya sebagai Presiden RI periode 2019-2024. (timyadi)
Senin, 21/10/2019 — 8:17 WIB
Jangan Asal Pilih Menteri
Ilustrasi
Senin, 21/10/2019 — 8:04 WIB
Pemuda Curi HP Penghuni Rumah yang Tidur Pulas