Wednesday, 16 October 2019

Mantan Istri Deddy Corbuzier Diperiksa Polisi

Senin, 2 Juli 2018 — 20:55 WIB
Mantan Istri Deddy Corbuzier 

, Kalina Oktarani memenuhi panggilan Polres Jakarta Selatan, Senin (2/7/2018)

Mantan Istri Deddy Corbuzier , Kalina Oktarani memenuhi panggilan Polres Jakarta Selatan, Senin (2/7/2018)

JAKARTA- Mantan istri Deddy Corbuzier, Kalina Oktarani memenuhi panggilan Polres Jakarta Selatan, Senin (2/7/2018) atas laporan pemilik Biro Travel ADA Tour, Lasty Annisa perihal kasus pencemaran nama baik .

Kalina mendatangi Polres Bersama kuasa Hukumnya Razman Arief Nasution, menurut pengakuan Kalina ia diajak umroh dan dijanjikan fasilitas mewah oleh ADA Tour. Tetapi, merasa kecewa dengan fasilitas dan pelayanan yang diterima. Kemudian ia mengupload foto-foto perjalanannya di media sosial Instagram disertai keterangan ditipu ADA Tour dan Lasty.

Dalam proses pemeriksaan oleh penyidik Kalina diberikan delapan pertanyaan. “Apa yang ditanyakan kepada Kalina itu hanya di seputaran postingan tidak lebih dari delapan pertanyaan. Intinya saya lihat tidak jauh beda pertanyaannya dengan klien saya yang lain Lyra Virna,” kata Razman.



“Kalau Kalina bukan publik figur pasti rekan media tidak pada datang. Kalau sampai Lasty mengatakan Kalina harus bersyukur berangkat digratiskan tidak pernah di endorse itu bohong.” tuturnya. Ia masih mempertimbangkan akan melaporkan balik pemilik ADA Tour tersebut. Karena ia yakin bahwa kliennya tidak bersalah dalam kasus ini.

“Tadi bukti-bukti sudah kita terangkan. Tapi untuk laporan balik masih dipertimbangkan. Saya berkeyakinan kasus ini akan dimenangkan kalaupun sampai di Pengadilan.” terang Razman.

Di sisi lain Kalina mengatakan, bahwa alasan memosting foto saat umroh itu semoga hal yang terjadi kepada dirinya ini tidak pernah terjadi pada orang lain. “Kalau dibilang menjelekkan, fitnah, saya ada bukti. Saya rasakan apa yang saya posting di Iagi aya. Saya berharap kasus ini tidak lanjut.” ungkap Kalina.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Stefanus Micheal Tamuntuan menuturkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. “Ya sementara kami masih mintai keterangan terlapor untuk kasus pencemaran nama baik,” ucap Stefanus. (Adji/b)