Friday, 18 October 2019

Tol Cijago Mulus, Jalan Arterinya Rusak Parah, Duhh… Pemkot Depok!

Selasa, 3 Juli 2018 — 7:20 WIB
Kondisi badan Jalan Arteri Pipa Gas Alam pinggir Jalan Tol Cijago, Cimanggis, Depok

Kondisi badan Jalan Arteri Pipa Gas Alam pinggir Jalan Tol Cijago, Cimanggis, Depok

DEPOK – Warga Cimanggis dan Tapos, Depok, Jawa Baray yang setiap hari melintas di Jalan Arteri Pipa Gas Alam pinggir Jalan Tol Cijago menilai jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok tutup mata dengan kerusakan badan jalan tersebut. Kerusakan sudah cukup lama namun sampai saat ini belum ada upaya perbaikan atau penambalan sama sekali.

“Badan jalan tersebut rusak atau berlubangnya sudah cukup lama hampir satu tahun tapi tidak pernah ada upaya perbaikan sama sekali oleh Pemkot Depok khususnya DPUPR setempat,” kata Sri Hartati, warga Pondok Mandala, Kelapa Dua Tugu, Cimanggis, Senin (2/7/2018).

Keberadaan Jalan Arteri Gas Alam tersebut menjadi salah satu jalan utama maupun alternatif bagi warga menuju Depok atau Cibubur maupun sebaliknya untuk menghindari kemacetan di kawasan Bumi Perkemahan Cibubur.

Menurut dia, saat belum ada Tol Cijago hampir sebagian besar kendaraan warga melalui jalan tersebut. Sekarang menjadi jalan alternatif tapi tidak ada perhatian sama sekali dari Pemkot Depok. “Kami juga heran kok bisa Pemkot Depok atau jajaran DPUPR setempat tidak memperbaiki sama sekali kerusakan yang ada,” tuturnya.

MEMBAHAYAKAN PENGENDARA

Harlis, warga Kampung Lio, Depok, yang hampir setiap hari melalui jalan tersebut mengaku ada lubang di beberapa titik sepanjang jalan tersebut. “Tidak hanya kesal bagi pengendara sepeda motor tapi juga sangat membahayakan pemakai kendaraan terlebih malam hari tidak ada lampu penerangan jalan umum (JPU),” tuturnya

Melihat kondisi badan jalan yang rusak parah di pinggiran Tol Cijago, imbuh bapak dua anak ini, wajar bila warga Kota Depok menilai jajaran DPUPR Depok terkesan tutup mata dan tidak peduli dengan kerusakan badan jalan yang membahayakan keselamatan pemakai kendaraan.

“Tolong Pemkot Depok jangan hanya menunggu jatuh korban baru diperbaiki,” tuturnya yang mengaku kalau tidak salah pertengahan tahun 2017 lalu badan jalan sempat ditambal tapi kini kembali rusak dan bertambah parah.

Menanggapi keluhan warga , Kepala Dinas DPUPR Kota Depok, beberapa waktu lalu, sempat mengatakan bahwa perbaikan dilakukan anggaran tahun 2018 dan secepatnya. Upaya perbaikan jalan tersebut, tambah dia, harus seizingatau meminta izin ke PT Pertamina karena badan jalan tersebut berada sekitar areal lahan milik PT Pertamina. (anton/b)