Monday, 21 October 2019

Bupati Labuhan Batu dan Ajudan Terjaring OTT KPK, Inilah Daftar Harta Kekayaannya

Rabu, 18 Juli 2018 — 11:28 WIB
Bupati Labuhanbatu, Pangonal Harahap menerima foto ukuran besar dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu, Leo Sunarta.  (ist/labuhanbatukab.go.id)

Bupati Labuhanbatu, Pangonal Harahap menerima foto ukuran besar dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu, Leo Sunarta. (ist/labuhanbatukab.go.id)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Labuhanbatu, Sumatera Utara, Pangonal Harahap. KPK menemukan bukti transaksi senilai ratusan juta rupiah terkait proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) pada 7 Oktober 2016 di website KPK, Pangonal memiliki harta kekayaan lebih dari Rp5 miliar (Rp5.022.527.174). LHKPN tersebut dilaporkan Pangonal terakhir saat ia berstatus bupati Labuhanbatu periode 2016–2021.

(BacaBupati Kembali Kena OTT KPK)

Padahal, pada LHKPN pada 24 Juni 2015, Pangonal hanya memiliki harta Rp2,3 miliar (Rp2.325.795.071). Jika dibandingkan dengan LHKPN terakhir, hartanya meningkat secara drastis.

Dalam LHKPN elektronik, Pangonal memiliki harta tidak bergerak berupa bangunan dan tanah sebanyak 30 bidang dengan total Rp2,6 miliar. Sementara itu, untuk harta bergeraknya, Pangonal memiliki tiga mobil bermerek Ford Fiesta, truk Mitshubishi dan Mitshubishi Strada Triton senilai Rp1,2 miliar. Adapaun harta bergerak lainnya berupa logam mulia senilai Rp38 Juta, giro dan setara kas senilai Rp1,1 miliar.

(BacaYang Kena OTT KPK Ternyata Bupati Labuhanbatu)

Sebelumnya, Pangonal terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK, Selasa (17/7/2018). Pangonal ditangkap bersama ajudannya di Bandara Soekarno Hatta. Sedangkan tiga pihak yang diamankan tim penindakan di Labuhanbatu merupakan pihak swasta. (cw6/ys)