Tuesday, 19 November 2019

Saat OTT Kasus Bupati Labuhanbatu, Penyidik KPK Hampir Ditabrak

Rabu, 18 Juli 2018 — 23:13 WIB
Juru bicara KPK Febri Diansyah dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang

Juru bicara KPK Febri Diansyah dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang

JAKARTA – Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hampir ditabrak oleh Umar, salah satu tersangka dalam kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap.

Wakil ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, Pangonal diduga menerima uang dari pemilik PT Binivan Konstruksi Abadi, Effendy Sahputra terkait proyek di lingkungan Kabupaten Labuhanbatu.

Uang tersebut diserahkan melalui perantara suap, yaitu Umar Ritonga yang juga merupakan orang kepercayaan Pangonal.

Saat uang tersebut ada di tangan Pangonal, petugas KPK langsung bergegas untuk mengamankan Umar. Namun, Umar tidak kooperatif. Ia malah melawan. Padahal, petugas KPK sudah memperlihatkan tanda pengenalnya.

“UMR melakukan perlawanan dan hampir menabrak pegawai KPK yang sedang bertugas,” ucap Saut di gedung KPK, Rabu (18/7/2018).

Umar melarikan diri. Petugas KPK sempat mengejarnya. Saat itu kondisi sedang hujan deras. Umar mengoceh petugas KPK. Ia berpindah-pindah tempat hingga akhirnya KPK kehilangan jejak Umar. “Sempat pergi ke lokasi kebun sawit dan daerah rawa di sekitar lokasi,” papar Saut.

Akhirnya, KPK memutuskan untuk mengamankan pihak lain dalam kasus ini, yaitu Pangonal dan Effendy.

Pangonal diamankan di Bandara Soekarno-Hatta, sementara Effendy diamankan di kediamannya di Labuhanbatu.

Saat ini, Pangonal, Umar dan Effendy berstatus sebagai tersangka. Pangonal dan Umar diduga menerima suap dari Effendy terkait proyek-proyek di lingkungan Kabupaten Labuhanbatu.

Dalam kasus ini, Saut meminta kepada Umar untuk segera menyerahkan diri. Tak hanya itu, ia pun meminta kepada seluruh pihak yang melihat keberadaan Umar agar dapat menginformasikan ke pihak KPK.

“Pihak-pihak yang mengetahui keberadaan UMR dapat menghubungi telepon Kantor KPK (021) 25578300,” tandasnya. (CW6/b)