Monday, 21 October 2019

Bawaslu Tangerang Selatan Telusuri Informasi Bakal Caleg Gunakan Ijazah Palsu

Sabtu, 21 Juli 2018 — 22:12 WIB
Komisioner Panwaslu Kota Tangsel Ahmad Jazuli. (anton)

Komisioner Panwaslu Kota Tangsel Ahmad Jazuli. (anton)

TANGERANG – Isu adanya bakal calon legistalif (Bacaleg) anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang menggunakan ijazah palsu ditanggapi serius oleh panitia pengawas pemilu (Panwaslu) setempat dengan melakukan penelusuran serta menindaklanjuti informasi tersebut.

“Kami memang tengah melakukan penelusuran terhadap isu atau informasi berkaitan adanya bacaleg yang telah mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel dari salah satu partai menggunakan ijazah palsu paket C,” kata Komisioner Divisi Pencegahan dan Hubungan Lembaga Panswalu Tangsel, Ahmad Jazuli, Sabtu (21/7/2018).

Informasi tersbeut baru dugaan saja jadi perlu ditelusuri mencari bukti yang kuat kaitan bacaleg menggunakan ijazah paket C diduga palsu. Sebetulnya menggunakan ijazah paket C tidak masalah asalkan saat penyerahan ke KPU atau mendaftarkan diri ijazah tersebut mendapatkan legalisir dari sekolah asal.

Sesuai dengan PKPU no. 20/2018 seluruh salinan ijazah yang diserahkan bacaleg harus mendapatkan legalisir sekolah asal dan yang diserahkan setelah dilegalisir sekolah tentunya harus menggunakan cap basah,

Ahmad Jazuli menambahkan pihak Panwaslu Tangsel akan berkordinasi dengan pihak terkait atau Dinas Pendidikan guna memastikan ijazah yang digunakan para bacaleg merupakan ijazah resmi dan sah yang dikeluarkan oleh lembaga pendidikan yang terdaftar. (anton/b)