Friday, 22 November 2019

Turun Dari Mobil, Tewas Ditembak Orang Tidak Dikenal

Sabtu, 21 Juli 2018 — 18:57 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA – Ditembak orang tak dikenal (OTK) seorang pria terkapar di Jalan Jelambar Fajar, Pejagalan, Penjaringan, Jumat (20/7/2018). Pelaku diduga dua orang beraksi menggunakan sepeda motor . Korban akhirnya tewas ketika dirawat di RS Polri, Kramatijati, Jakarta Timur.

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan Kompol Mustakim menjelaskan, Herdi (45) ditembak saat turun dari mobilnya. Untuk mengusut kasus ini tiga saksi mata yang yakni warga setempat Saihul ,34, Tuyono ,36, dan Edi,47 sudah diperiksa.

Diduga, Herdi sudah diintai oleh kedua pelaku yang mondar mandir di jalan itu. “Jadi saksi Saihul sedang menjaga bensin jualannya. Dia melihat pelaku bolak-balik melintasi tempat jaganya. Kemudian saat itu korban turun dari mobilnya,” kata Mustakim kepada wartawan, Sabtu (21/7).

Kedua pelaku mengikuti korban dari belakang. Lalu, secara tiba-tiba satu di antara pelaku menembak Herdi. “Pada saat saksi kedua (Tuyono) mengepak barang ke dalam mobilnya, dia melihat korban ditembak oleh pelaku,” jelas Mustakim.

Sesaat setelah itu, Saihul bersama Edi langsung melaporkan penembakan misterius itu ke Polsek Metro Penjaringan. Mustakim menambahkan, Saihul juga sempat menghafalkan ciri-ciri pelaku. Menurutnya, kedua pelaku mengendarai motor Yamaha NMAX abu-abu, tanpa menggunakan helm.

Sang eksekutor diketahui merupakan pria yang dibonceng.”Pelaku menggunakan sepeda motor NMAX warna abu-abu. Pengendara menggunakan topi dan penumpangnya (eksekutor) tidak menggunakan helm. Terlihat potongan rambutnya cepak,” kata Saihul seperti dikutip dari keterangan tertulis Mustakim.

Adapun barang bukti yang ditemukan daei TKP dua selongsong peluru. Herdi langsung dilarikan ke RS Polri Kramat Jati untuk divisum. Herdi tewas setelah mengalami luka tembak di bagian kepalanya.
Sementara Gofur, 45, warga setempat mengatakan situasi masih ramai saat insiden penembakan. Gofur mengatakan, saat insiden terjadi, kawasan sekitar masih dilintasi banyak orang. Sejumlah rumah makan masih buka dan dipenuhi pelanggan, tidak terkecuali warung soto yang ada di depan tokonya.
“Sebagian kan ada agen di sini, kan pada makan di sini di soto. Masih agak rame,” katanya. Dikatakannya , korban ditembak saat sedang berjalan kaki di Jalan Jelambar Fajar. Menurut cerita warga yang Willy dengar, korban ditembak oleh dua orang tak dikenal yang mengendarai motor NMAX,”jelasnya.
“Dia lagi jalan sendirian, katanya sih yang naik motor itu penembaknya dua orang, pake motor NMAX,” ujarnya lagi.

Ia mengaku sempat mendengar bunyi tembakan, meski tak dihiraukannya. Dirinya menganggap bunyi tersebut adalah bunyi petasan yang memang sering terdengar di kawasan itu.(yahya/b)