Wednesday, 23 October 2019

Resmikanj Lapangan Banteng, Anies: Semoga Jadi Ikon Jakarta

Rabu, 25 Juli 2018 — 23:17 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat meresmikan revitalisasi ruang terbuka hijau (RTH) Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. (toga)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat meresmikan revitalisasi ruang terbuka hijau (RTH) Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. (toga)

JAKARTA – Gubernur DKI Anies Baswedan meresmikan Taman Lapangan Banteng ya ng telah direvitalisasi, Rabu (25/7/2018). Peresmian pun dihadiri oleh warga Jakarta yang antusias mengikuti rangkaian acara tersebut.

Anies mengatakan Lapangan Banteng merupakan lapangan bersejarah yang difungsikan sebagai berbagai tempat dengan inovasi dan kreasi yang berbeda dari masa ke masa. Ia berharap Lapangan Banteng yang kini telah tertata cantik dapat dinikmati masyarakat untuk berbagai kegiatan positif.

“Dengan begitu tempat ini menjadi tempat di mana warga bisa berinteraksi, warga bisa melakukan kegiatan bersama dan saya percaya dengan rancangan yang telah disusun, kegiatan-kegiatan seperti olahraga, kegiatan seni, budaya, semuanya akan bisa dilakukan ditempat ini,” ujar Anies.

Lebih lanjut Anies berharap Lapangan Banteng ini bisa menjadi ikon dari Jakarta. Terlebih, Lapangan Banteng sendiri menyimpan banyak kisah sejak berdiri hingga sekarang.

“Jadi ini tempat di mana masing-masing era memiliki pemanfaatan yang berbeda. Karena itu izinkan juga kita melihat itu sebagai sebuah keberlanjutan. Yang mungkin suatu saat nanti, bertahun-tahun ke depan, bahkan puluhan tahun ke depan, mereka pun mungkin akan menengok kembali ke era ini,” terang mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

Di dalam Lapangan Banteng terdapat pula Monumen Pembebasan Irian Barat dan bangunan amphiteater yang berisikan ukiran kata-kata bersejarah pada dindingnya. Anies pun menambahkan, sebagai menjadi salah satu tempat bagi warga berkumpul, Lapangan Banteng juga menjadi salah satu simbol perjuangan ketika Irian Barat berhasil terlepas dari para penjajah.

“Ada sebuah kalimat yang dipertahankan di sana. Kalimat yang diucapkan oleh Zainal Abidin Syah, Gubernur Irian Barat pada 10 November Tahun 1956. Di sana dikatakan bahwa kita semuanya mengetahui kemerdekaan tanah air belum sempurna ketika Irian Barat sebagain wilayah tanah air masih berada di penjajahan, di sana masih menetap penjajah liberalisme Belanda. Sehingga sebagian dari bangsa-bangsa kita di sana masih berada dalam rantai belenggu penjajah,” jelasnya.

Menurutnya, Lapangan Banteng yang direvitalisasi tampak lebih indah, Ia juga mengapresiasi pihak terlait yang telah membantu menyukseskan pembangunan ini.

“Saya sekali lagi menyampaikan apreasiasi kepada semua pihak yang sudah bekerja dan mengibahkan waktu, pikiran, tenaga untuk menghasilkan Lapangan Banteng yang hari ini menjadi salah satu kebanggaan bagi warga Jakarta dan semoga menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia,” tandasnya.

Acara peresmian juga menampilkan paduan suara dan water decor yang memukau para warga yang menyaksikannya. Lapangan Banteng pun terlihat sangat cantik dengan sorot lampu-lampu. (cw2/yp)