Monday, 14 October 2019

17-an, Warga Tak Sabar Tunggu Lomba Panjat Pinang Berhadiah Sangkar Burung

Senin, 13 Agustus 2018 — 16:20 WIB
Lomba panjat pinang berhadiah sangkar burung cukup banyak diminati masyarakat. (taryani)

Lomba panjat pinang berhadiah sangkar burung cukup banyak diminati masyarakat. (taryani)

INDRAMAYU – Perayaan HUT ke 73 Proklamasi Kemerdekaan RI, khususnya di Desa Krimun, Kecamatan Losarang, Indramayu, Jawa Barat dipastikan bakal lebih menarik dibanding tahun sebelumnya.

Itu karena pada perayaan 17-an tahun 2018 yang jatuh pada hari Jum’at (17/8/18) ini panitia setempat akan menggelar lomba panjat pinang atau panjat bambu. Tidak harus biaya mahal untuk menyelenggarakan kegiatan itu. Cukup dengan biaya murah, tetapi menghasilkan kesan unik.

Seperti yang saat ini dilakukan masyarakat RT 05 Desa Krimun, Kecamatan Losarang, Indramayu, Jawa Barat. Cukup dengan biaya yang relative murah, hanya beberapa ratus ribu rupiah saja, kegiatan panjat pinang 17-an itu sudah siap dilaksanakan.

Untuk menarik perhatian, panitia menyediakan sejumlah hadiah yang digantung di atas tiang bambu berketinggian sekitar 6 meter. Uniknya, hadiah yang disuguhkan panitia itu bukan berupa barang mewah, seperti peralatan elektronik atau sepeda gunung. Hadiahnya cukup berupa sangkar burung.

Toh, dengan hadiah itu saja kata Triyanto, warga Desa Krimun, Kecamatan Losarang, Indramayu, Jawa Barat, sayembara panjat pinang yang dilaksanakan peserta beregu tepat pada 17 Agustus 2018 itu sudah banyak diminati masyarakat. Sudah banyak regu berminat mendaftar ke panitia.

Kata Triyanto, semakin banyak peserta sayembara panjat pinang itu semakin senang, karena dengan begitu, peserta lomba akan ketat bersaing menunjukkan semangat bertanding mengalahkan lawannya.

Walaupun hadiahnya hanya sangkar burung, ujar Triyanto namun dapat dipastikan jalannya sayembara panjat pinang 17-an itu akan seru.
“Masyarakat makin senang melihat jumlah regu, peserta lomba pajat pinang itu banyak. Semakin banyak semakin senang,” katanya. (taryani/yp)