Monday, 14 October 2019

Sempat Tertunda, 12 Calhaj Asal Bekasi Akhirnya Berangkat

Rabu, 15 Agustus 2018 — 18:52 WIB
Calhaj yang sempat tertunda karena visa terlambat turun, akhirnya diberangkatkan pada Kloter akhir. (saban)

Calhaj yang sempat tertunda karena visa terlambat turun, akhirnya diberangkatkan pada Kloter akhir. (saban)

BEKASI – Sebanyak 12 Calon Jamaah Haji (Calhaj) asal Kabupaten Bekasi,Jawa Barat yang sempat tertunda berangkat karena visa tidak turun, akhirnya lega setelah dua hari lalu izin masuk mereka ke Arab Saudi rampung.

“Mereka hari ini ikut Kloter (kelompok terbang) terakhir 96 JKS,” ujar Marudin, petugas ploting visa Kemenag Kabupaten Bekasi, Rabu (15/8/2018) petang.

Menurutnya ke 12 Calhaj itu dititipkan ke rombongan yang bukan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) nya.

Kloter 96 yang di dalamnya ada Ahmad Heryawan, mantan Gubernur Jawa Barat, sebagai petugas Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) Provinsi Jawa Barat, hanya berisi 320 Calhaj dan merupkan kloter gabungan dari daerah Indramayu, Bogor, Depok, Kabupaten Bekasi dan Garut.

Hingga Rabu (15/8/2018) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Jawa Barat, sudah memberangkatkan 96 kelompok terbang dengan jumlah Calhaj 38.674 orang dan ada 23.216 atau 60 persen Cahaj berisiko tinggi (risti).

“Mereka yang termasuk jamaah calon haji yang berisiko tinggi adalah jamaah calon haji yang sesuai dengan Permenkes 15/2016 tentang Istithaah Kesehatan Jamaah Haji, jamaah yang lanjut usia di atas 60 tahun. Mereka juga jamaah yang sakit stroke, diabetes melitus, demensia, penyakit paru obstruktif kronis, diare dan lain-lain,” kata Rahmat, koordinator Kesehatan embarkasi Asrama Haji Bekasi.

Kuota calon jamaah haji (Calhaj) tahun 1439 H/2018 untuk Kota dan Kabupaten Bekasi turun dari tahun 1438 H/2017,namun untuk petugasnya bertambah.

Sementara itu kuota Calhaj Kota Bekasi juga turun empat orang, yakni dari 2.785 Calhaj menjadi 2.781 Calhaj pada tahun 2018, sedangkan petugasnya bertambah satu orang dari tahun sebelumnya dari 7 orang menjadi 8 orang petugas haji.

Secara keseluruhan kuota Calhaj Provinsi Jawa Barat, menurun, sedangkan untuk petugas haji malah bertambah.

Jumlah tahun lalu kuota calhaj Provinsi Jawa Barat 38.852 orang terdiri dari 38.593 orang jamaah dan 259 petugas haji, sedangkan tahun 2018 jumlahnya 38.852 terdiri dari 38567 jamaah dan 285 petugas haji. (saban/b)