Monday, 14 October 2019

Bamsoet Prihatin Muncul Spanduk Memuat Tulisan ‘Presiden Jahat’

Kamis, 23 Agustus 2018 — 16:15 WIB
Ketua DPR RI Bambang Sosesatyo.(ist)

Ketua DPR RI Bambang Sosesatyo.(ist)

JAKARTA  – Ketua DPR Bambang Soesatyo prihatin dengan adanya  spanduk jangan pilih calon presiden (capres) jahat yang tersebar di sejumlah jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jakarta. Menurtunya,  Joko Widodo (Jokowi) maupun Prabowo Subianto bukan capres jahat.

“Tidak ada Capres yang jahat, kita cuma punya dua pasangan, dua-duanya tidak ada yang jahat,” ujar Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/8/2018).

Untuk itu, Bamsoet setuju  sejumlah spanduk tersebut  harus dicopot. “Kalau yang masuk dalam sifatnya provokasi, memiliki potensi gesekan di akar rumput, ya memang sebaiknya penegak hukum melakukan penindakan,” ujarnya.

Dengan dicopot, maka  tidak menimbulkan keresahan masyarakat. “Dan harusnya masyarakat juga menyadari bahwa langkah-langkah itu tidak menguntungkan bagi bangsa dan masyarakat,” katanya.

Adapun spanduk yang tersebar di sejumlah JPO di Jakarta itu bertuliskan ‘Jangan Pilih Capres Jahat. Masyarakat anti Golput’.

Sebelumnya,  komisioner Bawaslu DKI, Puadi, menilai spanduk yang terpajang belum  memenuhi unsur pidana pemilu. Hal tersebut karena spanduk itu tidak memuat lambang partai, nomor urut, unsur politik uang, dan citra diri.

Meski begitu, untuk melakukan pencegahan agar membuat suasana aman dan damai, pihaknya tetap bakal menurunkan spanduk.

“Sebenarnya dari kemarin pun kita sudah perintahkan,” ujarnya kepada waratawan di Jakarta, Rabu (22/8/2018).

Ia menambahkan, diturunkannya juga dalam rangka keindahan kota. Sebagaimana dirujuk pada Perda DKI Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum yang melarang pemasangan spanduk di jembatan penyeberangan. (rizal/win)