Wednesday, 16 October 2019

Tekuk Jepang, Tenis Ganda Campuran Indonesia ke Final

Jumat, 24 Agustus 2018 — 19:09 WIB
Pasangan petenis Indonesia, Aldila Sutjiadi/Christopher Rungkat, lolos ke final dan berpeluang merebut medali emas pada nomor ganda campuran Asian Games 2018. (julian)

Pasangan petenis Indonesia, Aldila Sutjiadi/Christopher Rungkat, lolos ke final dan berpeluang merebut medali emas pada nomor ganda campuran Asian Games 2018. (julian)

PALEMBANG – Indonesia berpeluang mendulang emas dari cabang olahraga tenis Asian Games 2018 setelah pasangan Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi membenamkan ganda Jepang, Hayashi Erina/Uesugi Kaito, di semifinal nomor ganda campuran, Jumat (24/8/2018).

Bertanding di Jakabaring Tennis Center, Palembang, Sumatera Selatan, Christo/Aldila berhasil mengalahkan Hayashi/Uesugi dengan straight set 7-6(3) dan 6-4. Hasil tersebut, cukup mengantarkan pasangan Merah Putih itu ke babak final.

Laga yang sempat ditunda beberapa menit lantaran hujan cukup deras berlangsung sengit. Hayashi/Uesugi yang merupakan unggulan ke-12 memberikan perlawanan ketat. Saling berbalas skor pun terjadi meski akhirnya dimenangkan oleh Christo/Aldila.

Christo mengaku dukungan penuh penonton dari pinggir lapangan ditambah turunnya hujan berhasil menambah semangat untuk dirinya. Meski sempat kerepotan, akhinya ia dan Aldila mampu tampil tenang dan percaya diri sehingga memenangkan laga tersebut.

“Ya kami sempat kerepotan juga, dan tadi sempat ketinggalan, namun akhirnya kami bisa (unggul) balik dan menang di tie-break dan setelah itu momentum berada di kami terus ya, apalagi diibantu dengan hujan. Jadi kami mulai set kedua selalu menekan mereka dari awal. Kemudian pas (skor) 3-3 kami langsung bangkit,” ujar Christo selepas pertandingan.

Sementara itu, Aldila menilai, laga tadi lebih sulit dibanding saat menghadapi seeded kedua asal India, Rohan Bopanna/Ankita Raina di babak perempat final, Kamis (23/8/2018) malam kemarin. “Awalnya mungkin sempat mengalami kesulitan karena ceweknya hari ini lumayan bagus ya dibanding yang kemarin (Ankita Raina asal India) walaupun di atas kertas mungkin kami lebih unggul tapi ya buktinya permainan mereka itu yang cewek lebih bagus daripada yang kemarin,” timpal Aldila.

“Tapi ya kami berhasil mencoba untuk full serve karena pas yang pertama aku di-break dua kali. Dan ya untungnya waktu mereka sudah set point kami bisa dengan tenang mengambil kemenangan,” imbuhnya.

Pada laga selanjutnya, di babak final, Christo/Aldila akan menantang unggulan kelima asal Thailand, Kumkhum Luksika/Ratiwatana Sonchat yang berhasil menumbangkan seeded kesembilan asal Kazakhstan, Danilina Anna/Nedovyesov Aleksandr dengan rubber set 6-4, 4-6 dan 10-12.

Christo optimis mampu memenangkan laga yang akan dihelat Sabtu (25/8/2018) besok. Ia dan Aldila semakin percaya diri setelah berhasil menembus final.

“Memang dari awal kami sudah ditargetkan meraih medali, dan sekarang sudah satu step di atas target. Jadi saya merasa lebih confidence dengan final besok. Karena saya juga terakhir di Palembang waktu di Sea Games meraih emas juga di stadion yang sama. Kami pun berharap dukungan penonton sehingga dapat menambah semangat dan percaya diri kami,” tuntasnya. (julian/b)