Friday, 13 December 2019

Perdana Digelar, Masyarakat Antusias Hadiri Festival Ciliwung

Sabtu, 25 Agustus 2018 — 15:09 WIB
Kegiatan susur  sungai ciliwung di Festival Ciliwung, Sabtu (25/8/2018). (cw2)

Kegiatan susur sungai ciliwung di Festival Ciliwung, Sabtu (25/8/2018). (cw2)

JAKARTA – Festival Ciliwung menyemarakan akhir pekan warga Jakarta, khususnya warga Condet, Jakarta Timur. Festival ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur, dengan organisasi dan komunitas di Jakarta.

Festival Ciliwung yang diadakan pada Sabtu-Minggu 25-26 Agustus ini, diawali dengan kegiatan lari pagi bersama Jakarta Berlari yang turut dihadiri oleh Sandiaga Uno. Kemudian acara dilanjutkan dengan lomba senam, dan ada pula susur sungai Ciliwung.

Ketua Panitia Festival Ciliwung Ahmad Maulana mengatakan, festival ini baru kali pertama diadakan. Meski begitu ia mengaku antusias dari warga yang datang cukup tinggi, hal ini terlihat dari peserta lomba yang datang bukan hanya dari kawasan Jakarta Timur namun ada pula yang datang dari Tangerang.

“Ini baru pertama kali kita adakan. Sebelumnya ada kegiatan-kegiatan, seperti jawara betawi peduli lingkungab dan memang sengaja ajak masyarakat. Bagaimana mereka bisa berwacana lagi dengan sungai ciliwung, itu konsep dasarnya,” ujar lelaki yang akrab disapa Bang Lantur ini di Jalan Munggang, Condet, Jakarta Timur, Sabtu (25/8/2018).

Festival ini dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari berbagai komunitas-komunitas yanga ada di Jakarta. Kegiatannya pun tidak hanya ada lomba senam dan susur sungai saja, namun ada pula lomba dari pramuka yang akan diadakan esok hari (26/8/2018) di dekat bantaran sungai.

“Dari ranting Kramat Jati besok adakan lomba. Besok lombanya itu dari mereka sendiri yang ngatur dan diadakan dekat sungai. Beberapa lombanya pun berkaitan dengan sungai,” tambahnya.

Berbagai permaian seperti damdas, ketapel dan panah akan dilombakan oleh Pramuka. Tidak hanya itu, ada juga lomba tarik getek yang tentu dilakukan di sungai Ciliwung.

Bang Lantur berharap, agar festival ini bisa diadakan kembali di tahun-tahun berikutnya agar sungai Ciliwung bisa lebih diperhatikan dan kembali eksis. (cw2)