Friday, 15 November 2019

Ahli Waris Terharu Terima Santunan Rp282 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

Selasa, 28 Agustus 2018 — 8:54 WIB
Ny. Casdiyah saat menerima santunan yang diserahkan Penata Madya Pelayana  Masayu Aminah ML dan Relationsip Officer  Septi Pravika T .(Ist)

Ny. Casdiyah saat menerima santunan yang diserahkan Penata Madya Pelayana Masayu Aminah ML dan Relationsip Officer Septi Pravika T .(Ist)

JAKARTA – BPJS Ketenegakerjaan Cabang Jakarta Sudirman, melakukan kunjungan kerumah ahli waris alm. Waryadi di Dusun Kesembir Desa Cibelok Kecamatan Taman Pemalang Jawa Tengah (24/8/2018).

Alm. Waryadi tercatat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak bekerja di PT Buhler Indonesia bulan Desember 2013. Selama bekerja, almarhum menetap di mess karyawan yang berlokasi sama dengan workshop Buhler di jalan Raya walung watu (jalan raya gempol), desa cangkring malang beji, pasuruan, jawa timur.

Pada tanggal 6 Oktober 2017 sore sepulang kerja, almarhum memulai perjalanan dari kantor menuju rumahnya di pemalang dengan waktu tempuh kurang lebih 16 jam. tetapi pada tanggal 7 oktober 2017 sekitar pukul 03.30 WIB, almarhum mengalami musibah kecelakaan tunggal di jalan raya desa banyuputih kabupaten batang, hingga meninggal dunia.

Atas musibah tersebut,  BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan sesuai kertentuan, kepada ahli waris alm. Waryadi sebesar Rp. 282.146.251.

BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Sudirman diwakili oleh Penata Madya Pelayana  Ibu Masayu Aminah ML dan Relationsip Officer Ibu Septi Pravika T berkunjung kerumah ahli waris alm. Waryadi di sambut oleh ibu Casdirah.

Usai menerima santunan, Casdiah mengatakan tidak menyangka santunan yang diterimanya cukup besar.

“Terima kasih BPJS Ketenagakerjaan, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan bantuan dari bpjs ketenagakerjaan dari Jakarta. Kami tidak menyangka akan mendapatkan santunan sebesar ini, terima kasih banyak, ” ujarnya terharu.

Sesuai dengan amanah undang-undang, BPJS Ketenagakerjaan bertugas untuk memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja di Indonesia melalui empat program yaitu jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan hari tua (JHT), jaminan pensiun (JP), dan jaminan kematian (JKM).

Erni Purnawati Kepala Kantor Cabang Jakarta Sudirman mengatakan, pihaknya akan terus proaktif untuk memberikan apa yang menjadi hak pekerja peserta program.

“Kami proaktif memberikan apa yang  menjadi hak pekerja atau hak ahli waris, dengan demikian program BPJS dapat dirasakan manfaatnya jika terjadi resiko-resiko kerja,” ujar Erni, Senin (27/8/2018).(tri)