Friday, 18 October 2019

Permukiman Dipasok Air Gratis

Rabu, 29 Agustus 2018 — 23:59 WIB
Pedagang Air-toga 4

JAKARTA – Permukiman warga Jakarta yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang segera dipasok oleh PAM Jaya.

Kepastian itu disampaikan Gubernur Anies Baswedan di Balaikota Pemprov DKI Jakarta, Rabu (29/8). “PAM Jaya segera memasok air bila ada wilayah yang kekurangan air pada musim kemarau ini secara gratis,” tegasnya.

Anies mengatakan, PAM Jaya sudah mengantisipasi masalah kekurangan air tersebut. “Begitu ada warga kesulitan mendapatkan air bersih langsung dikirim,” tandasnya.

KELANGKAAN AIR

Direktur Utama PAM Jaya, Priyatno Bambang Hernowo, mengakui ada masalah kelangkaan air. “Ini dampak dari kemarau panjang, tapi soal suplai air bersih masih aman,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, belakangan ini terjadi penurunan produksi sampai 50 persen di IPA atau instalasi air Cilandak yang berada di wilayah Palyja.

Penyebabnya air baku yang diambil dari Kali Krukut tercemar amoniak dengan tingkat cukup tinggi, sehingga produksi dipangkas 50 persen. Sebelumnya mampu memproduksi 400 lps, tetapi sekarang menjadi 150-200 lps.

“Tapi persoalan ini bisa diatasi dengan bantuan lintas operator di wilayah timur yakni Aetra,” papar Prayitno.

Prayitno menjelaskan, sebagian air baku Jakarta berasal dari Waduk Juanda yang dikelola PJT II.

“Sampai saat ini pasokan dari PJT II masih aman. Artinya suplai air relatif aman. PAM Jaya bersama Palyja dan Aetra juga menyiagakan mobil tangki air bagi warga yang kekurangan. Kami pasti akan memasok air bersih,” ujarnya. (john/ruh/st)