Friday, 06 December 2019

Jelang Pileg dan Pilpres Kabupaten Bekasi Aman, Izin Deklarasi Diperketat

Sabtu, 8 September 2018 — 5:59 WIB
Pimpinan Instansi dari Pemkab Bekasi, Polrestro Bekasi dan Komdin 05/09 bersama Ormas,  dan tokoh masyarakat saat Silaturahmi Forkopimda. (lina)

Pimpinan Instansi dari Pemkab Bekasi, Polrestro Bekasi dan Komdin 05/09 bersama Ormas, dan tokoh masyarakat saat Silaturahmi Forkopimda. (lina)

BEKASI -Masyarakat Kabupaten Bekasi, Jawa Barat sepakat bersama-sama menjaga keamanan di wilayahnya dalam rangka menghadapi Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden (Pileg dan Pilpres) mendatang.

Hal ini diungkapkan Waka Polrestro Bekasi AKBP Lutfi Sulistawan dalam Forkopimda Kabupaten Bekasi bersama rokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan politik serta organisasi masyarakat.

“Latar belakang kegiatan ini adalah perkembangan situasi saat ini harus ada kesatuan kesepakatan Bekasi ini harus aman. Semua sepakat harus aman. Ini terlihat dari semangat untuk hadir dari siang ini mari menjaga sama-sama Bekasi yang aman, ” kata Waka Polres.

Banyak agenda di tahun 2018 sudah mulai dirasakan keamanannya sejak ada May Day. Dimana diprediksi moment tersebut akan rusuh dan horor. Namun kenyataannya banyak kegiatan positif yang dilakukan yaitu bertebaran program gratis seperti pembetian oli gratis.
Bahkan banyaknya permintaan nantinya tahun depan akan diberikan du2 kali lipat. Kondusifnya keadaan di Kabupaten Bekasi ini menjadi cerminan menjaga kamtibmas di Kabupaten Bekasi.

Lalu berkaca pada saat Pilkades baru seminggu lalu meski ada riak sedikit semua bisa dilalui dengan baik. “Saat Pilkades penuh semua TPS ribuan. Alhamdulillah meski ada riak-riam protest semua bisa melalui mekanisme yang ada. Semua bisa diterima seluruh pihak.Kesadaran itu semua pihak agar aman dan kondusif. Lalu pengamanan Asian Games salah satu agendanya di Kabupaten Bekasi berjalan aman. Kedepan kita menghadapi Asian Paragames tingkat kerawanannya mudah-mudahan lancar, ” kata Lutfi.

Hingga hari ini persatuan itu tetap terjaga menghadapi agenda Pileg dan Pilpres 2019. Menjaga stabilitas Polisi juga tidak memberikan izin deklarasi pada kubu tertentu.

“Ada beberapa isu kegiatan membuat kita prihatin. Kejadian di Surabaya, Batam, Kalimantan ada elements yang mendeklariskan penolakkan. Polisi dilini tengah hadir dengan pertimbangan aman. Langkah kepolisian adalah koridor kepolisian Netralitas. Nanti tidak kita berikan izin dalam deklarasi. Begitu juga dengan tandingannya. Tikda kita berikan, “jelas Waka Polres.
Sementara itu Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Komisi 2 Jamil mengatakan partai politik merupakan satu diantara bagian dalam demokrasi turut meramaikan kondusifitas. “Bagi kita sebetulnya partai politik tentu kesepakatan ini menjafi bagian kita dalam demokrasi. Disadari maupun tidak partai politik terstruktur juga terlibat. Kalau Pileg dan Pilpres mudah-mudahan aman-aman saja, ” katanya.

“Pada saat pilkades ada riak-riak pilkades kedepan menyisakan beberapa desa perlu diperhatikan khusus pilkades bisa pager-pageran rumah. Mudah-mudahan nanti aman-aman saja. Di DPRD Kabupaten Bekasi sangat siap mendukung Kabupaten Bekasi aman dan damai, ” tutupnya.

Wakil Bupati Kabupaten Bekasi Eka Suptiatmaja mengajak semua menjaga kekompakan. Selain itu meminta masyarakat untuk mengontrol penggunaan media sosial yang mengarah bisa bahaya. “Makanya kita minta masyarakat Bekasi gunakan media sosial dengan baik jangan merusak orang lain, ” kata Eka. (lina/b)