Wednesday, 13 November 2019

Syarat Daftar CPNS, Ratusan Warga Antre di Polres Jakarta Timur

Senin, 17 September 2018 — 20:04 WIB
Antrian pembuatan SKCK yang terjadi di polres Jakarta Timur. (Ifand)

Antrian pembuatan SKCK yang terjadi di polres Jakarta Timur. (Ifand)

JAKARTA – Ratusan warga menyerbu kantor Polres Jakarta Timur, Senin (17/9/2018), untuk membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Meski harus antri berjam-jam, mereka tetap rela lantaran surat itu dibutuhkan sebagai kelengkapan persyaratan untuk mendaftar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Setiap pemohon diwajibkan membayar Rp 30 ribu.

Dina, 20, mengatakan, rela antri agar hari ini bisa membuat SKCK, sebagai syarat untuk mendaftar CPNS. Meski lebih dari dua jam mengantri ia mengaku tak mempermasalahkan asal berkas-berkas persyaratan dapat selesai semuanya. “Saya pikir tadi ngga ngantri parah, pada hal udah datang pagi, eh ngga tahunya yang mau bikin SKCK banyak banget,” katanya, Senin (17/9).

Menurut Dina, meski begitu yang ia pikirkan saat ini adalah dirinya bisa melamar menjadi CPNS. Pasalnya, pekerjaan tersebut sangat ia dambakan karena beberapa tahun lalu sempat mendaftar, namun ternyata keberuntugan belum berpihak. “Ya mudah-mudahan dengan perjuangan diawal ini bisa memberikan kenikmatan di akhir nanti dengan diterima sebagai CPNS,” harapnya.

Hal yang sama juga disampaikan Dwi, 22, yang mengaku sejak pukul 10.00 dirinya sudah berada di Polres Jakarta Timur untuk membuat SKCK. Meski ia mengaku sudah datang cukup pagi, namun ia kaget melihat antrian yang membludak tersebut. “Kemarin jumat sih sudah ke sini, cuma blankonya habis. Hari ini Senin balik lagi buat bikin, eh gak tahunya antri,” katanya.

Meski harus mengantre panjang, namun Dwi mengaku pelayanan yang diberikan oleh pihak Polres Jakarta Timur cukup baik. Pasalnya, antrian tertata rapi sehingga pelayanan menjadi tertib untuk mendapatkan SKCK. “Sejauh ini bagus, pelayanan masih bagus sehingga antrian yang jumlahnya ratusan menjadi tertib,” ungkapnya.

BATASI ANTRIAN

Mengatasi antrian, polres Jakarta Timur membatasi jumlah pemohon agar tak membludak. Pasalnya, dihari pertama ini jumlahnya mencapai 650 orang yang mengajukan pembuatan SKCK. “Karena jumlah pemohon sangat membludak sementara personel hanya 10 orang maka kami batasi nomer antrean hanya sampai 650,” kata Kepala Urusan Administrasi dan Ketatausahaan (Kaurmintu) Intelkam Polres Jakarta Timur Ipda Wahyu Wibowo.

Menurut Wahyu, sebagian besar warga yang datang ingin membuat SKCK untuk keperluan pendaftaran CPNS. Meski membatasi jumlah pemohon, namun Wahyu menjamin seluruh surat SKCK tersebut akan selesai pada hari ini. “Karena kami batasi, namun untuk ke-650 orang yang hari ini mengantri pasti suratnya selesai hari ini karena kami beroperasi lebih lama,” pungkasnya. (Ifand/b)