Sunday, 20 October 2019

Ini Kata Raja Juli Antoni Soal Ketua Pemuda Muhammadiyah yang Jadi Jubir Prabowo-Sandi

Kamis, 20 September 2018 — 14:38 WIB
Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni.(cw2)

Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni.(cw2)

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni menilai bergabungnya Ketua Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai koordinator juru bicara (jubir) Prabowo-Sandi, bukan berarti Muhammadiyah memberi dukungan kepada koalisi tersebut.

“Ini sama sekali tak beri sinyal Muhammadiyah memberikan dukungan kepada Prabowo-Sandi,” ujar Raja di Rumah Cemara, Jalan Cemara No. 19, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2018).

Meski begitu, ia mengucapkan selamat kepada Dahnil karena turut bergabung dalam politik. Menurutnya, Dahnil memiliki jiwa politisi sejak dulu, hanya saja lebih menunjukkan diri sebagai tokoh aktivis.

“Saya dari dulu agak paham beliau ini sebenarnya politisi tetapi sudah dibungkus dengan sebagai tokoh aktivis kultural. Sekarang ril, silahkan terlibat dalam politik ril, memenangkan Prabowo-Sandi,” tambahnya.

Terkait posisi Dahnil yang masih berstatus pegawai negeri, Raja mengaku tidak tahu-menahu bagaimana aturan tersebut. Ia justru menyoroti langkah yang telah diambil oleh Dahnil untuk menjadi koordinator juru bicara koalisi Prabowo – Sandi.

“Waktu akan membuktikan apakah pilihan Dahnil benar atau salah, tapi yang pasti bergabung dengan seseorang yang memiliki latar belakang sejarah HAM (hak azazi manusia) yang kelam bagi aktivis seperti Dahnil akan menjadi pertanyaan awal bagi kawannya. Apakah ini menjadi pilihan politik pas bagi anak muda seperti Dahnil,” serunya.

Dahnil Anzar Simanjuntak ditunjuk sebagai Koordinator Juru bicara Prabowo-Sandi setelah disepakati para Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai pendukung pasangan itu dalam pertemuan yang digelar di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (19/9/2018) malam. (cw2/tp)