Saturday, 16 November 2019

Ketua DPR Khawatirkan Akun Robot Penyebar Hoaks di Medsos Jelang Pemilu

Kamis, 20 September 2018 — 18:38 WIB
Bambang Soesatyo, namanya termasuk yang beredar untuk calon Ketua MPR. (ist)

Bambang Soesatyo, namanya termasuk yang beredar untuk calon Ketua MPR. (ist)

JAKARTA – Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencermati akun-akun di media sosial (medsos) pembuat dan penyebar hoaks jelang Pemilu 2019.

Legislator yang beken disapa dengan panggilan Bamsoet itu menduga banyak akun robot yang dimanfaatkan untuk menyebar hoaks demi tujuan politik.

“Meminta Kemenkominfo dan Bawaslu melakukan upaya-upaya dalam mengantisipasi munculnya ujaran kebencian maupun hoaks pada berita di media online maupun media sosial, mengingat robot yang digunakan dalam media sosial untuk menyebarkan ujaran kebencian dan hoaks masih tersebar di media sosial,” ujar Bamsoet di Jakarta, Kamis (20/9).

Bamsoet juga meminta Polri bertindak tegas mengungkap akun-akun robot penyebar hoaks. Mantan ketua Komisi III DPR itu meyakini Direktorat Siber Bareskrim Polri sangat mampu menelusuri dan mengungkap pihak di balik akun palsu di medsos.

“Agar kepolisian menindak tegas pelaku yang mengendalikan akun robot penyebar ujaran kebencian dan hoaks sesuai dengan perundangan yang berlaku,” tegasnya.

Bamsoet menambahkan, hal yang tak boleh dilupakan adalah mengedukasi masyarakat agar tidak mudah menyebar hoaks. Oleh karena itu, katanya, harus ada sosialisasi kepada masyarakat mengenai cara mengolah informasi yang didapat agar tidak begitu saja diterima sebagai kebenaran.

“Sosialisasikan kepada masyarakat mengenai bagaimana melakukan pengecekan kebenaran informasi kepada beberapa media lain atau lembaga resmi yang berwenang mengeluarkannya,” tuturnya.

Ia mewanti-wanti masyarakat agar tidak menghina peserta pemilu berdasar suku, agama, ras dan antar-golongan (SARA). “Janganlah menghasut dan mengadu domba perseorangan ataupun masyarakat, terutama menjelang Pemilu 2019,” katanya. (rizal/b)