Wednesday, 11 December 2019

Jokowi Tantang Prabowo Adu Prestasi

Jumat, 21 September 2018 — 23:35 WIB
Sandi, Prabowo dan Jokowi saat pengundian nomor urut Pilpres 2019 (rihadin)

Sandi, Prabowo dan Jokowi saat pengundian nomor urut Pilpres 2019 (rihadin)

JAKARTA – Calon Presiden Joko Widodo mengajak semua pihak agar menciptakan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sebagai kontestasi yang damai. Jokowi berharap agar Pilpres 2018 diisi dengan adu gagasan dan rekam jejak serta menghindari saling menghina dan merendahkan.

Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan pada rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menentukan nomor urut pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2019 di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018) malam.

“Mari kontestasi politik ini kita beradu kontestasi program. Adu gagasan, adu ide, adu rekam jejak, adu prestasi. Dan saya ajak kita semua mari jauhkan saling fitnah, saling menghina, saling mencemooh, menjelekkan karena bukan nilai yang kita anut,” katanya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga berharap agar Pilpres tidak membuat hubungan dengan kompetitornya, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno memburuk. Jokowi menyebut Prabowo dan Sandi sebagai sahabat lamanya.

“Jangan sampe karena kontestas politik ini silahturahmi jadi tidak baik. Saya ingin meskipun berkontestasi saya masih bisa telepon dengan Pak Prabowo, dengan Pak Sandi. Karena beliau sahabat saya sejak lama. Saya kenal Prabowo, Pak smSandi sejak lama,” ungkapnya.

Diketahui dalam pengundian, pasangan Jokowi – Ma’ruf mendapatkan nomor urut 01. Sedangkan paslon penantang, Prabowo – Sandi mendapatkan nomor 02. (ikbal/b)