Wednesday, 16 October 2019

Visi Misi Jokowi- Ma’ruf dengan Prabowo-Sandi Dibanding-bandingkan

Selasa, 25 September 2018 — 23:24 WIB
Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding (kedua dari kiri), di Rumah Cemara, Jalan Cemara No. 19, Jakarta Pusat, Selasa (25/9/2018).

Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding (kedua dari kiri), di Rumah Cemara, Jalan Cemara No. 19, Jakarta Pusat, Selasa (25/9/2018).

JAKARTA – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) mengungkapkan kalau pihaknya telah melakukan kajian terhadap visi dan misi dari Prabowo – Sandi. Menurutnya, visi dan misi dari kubu sebelah masih kurang lengkap dibandingkan dengan visi misi Jokowi – Ma’ruf.

“Hasil kajian kami, mencoba membandingkan antara visi dan misi Pak Prabowo, Jokowi, kita sampai pada kesimpulan. Visi misi Pak Prabowo – Sandi ini jauh lebih pendek ya, artinya tidak lengkap. Sementara visi misi Pak Jokowi jauh lebih lengkap dan menyeluruh atau komprehensif,” ujar Karding di Rumah Cemara, Jalan Cemara No. 19, Jakarta Pusat, Selasa (25/9/2018).

Ia menambahkan, selain ada sejumlah poin di visi misi Jokowi – Ma’ruf yang tidak ditemukan di visi misi kubu sebelah, tidak adanya pembagian yang cukup jelas pada program-program dan aksi yang ditawarkan juga akan membuat masyarakat jadi kurang memahaminya. Padahal kejelasan dari program ini diperlukan agar masyarakat dapat mengerti dari visi misi yang ditawarkan

“Mana program aksi jadi masih harus kita pertanyakan kedepan. Kira-kira bagaimana bisa mudah dipahami oleh publik, karena dokumen perlu dibuka ke publik untuk meyakinkan publik bahwa dengan visi dan misi inilah diharapkan dapat dukungan dari publik,” tambahnya.

Lebih lanjut Sekjen PKB ini memberikan contoh beberapa visi misi yang tidak ada ditemukan di kubu Prabowo – Sandi. Salah satunya ialah bidang budaya.

“Misalnya bidang budaya yang tidak ada, misalnya soal pengembangan ideologi Pancasila, kedua soal restorasi toleransi kerukunan dan sosial, ini penting untuk kedepan bangsa kita.
Kemudian peningkatan kepeloporan pemuda dan kebudayaan ini juga penting, karena sebagai generasi kedepan, mereka harus betul-betul memahami budaya kita, bagaimana ke depan mengelola bangsa ini dengan basis kebudayaan,” jelasnya.

Sementara itu menurutnya, visi misi Jokowi – Ma’ruf telah dibuat sesuai dengan RPJM (Rancangan Pembangunan Jangka Menengah). Yang mana visi misi paslon tersebut merupakan lanjutan dari Nawacita pertama, yang juga Nawacita pertama ini dijadikan salah satu dasar pembentukan RPJM pihaknya.

“Kita sudah ada tim ahli menyusun agar sesuai undang-undang dan RPJM kita. Kami pastikan seluruh visi misi kita terakomodasi dan tersuport menopang pilar bagi terselenggaranya RPJM pembangunan nasional kita,” pungkas Karding. (cw2/b)