Tuesday, 22 October 2019

Tanpa Ronaldo, Dybala Hatrick, Juventus Gasak Young Boys 3-0

Rabu, 3 Oktober 2018 — 4:55 WIB
Paulo Dybala (reuters)

Paulo Dybala (reuters)

ITALIA – Juventus kembali memetik poin sempurna usai menang telak 3-0 atas tim debutan Young Boys di Allianz Stadium pada matchday 2 Grup H Liga Champions 2018/2019, Selasa (2/10/2018). Ketiga gol Juventus diborong Paulo Dybala, masing-masing dua gol pada babak pertama dan satu gol lainnya pada babak kedua.

Hasil ini tidak hanya membawa Juventus memimpin klasemen sementara Grup H dengan nilai 6, melainkan juga sekaligus memertahankan rekor tak terkalahkan mereka dalam 18 pertandingan kandang di babak penyisihan grup Liga Champions. Terakhir kali, Si Nyonya Tua dipermalukan di hadapan pendukungnya saat menyerah 1-4 melawan Bayern Muenchen pada Desember 2009.

Selain itu, hasil positif ini juga memperpanjang rekor menang Juventus. Skuat asuhan Allegri ini telah sukses memenangi sembilan pertandingan di semua kompetisi yang mereka mainkan musim ini, termasuk kemenangan 2-0 di kandang Valencia pada matchday 1 lewat sepasang gol penalty Miralem Pjanic.

Sementara, bagi Young Boys kekalahan ini membawa mereka semakin terpuruk di posisi buncit klasemen sementara Grup H. Klub asal Swiss ini sebelumnya juga kalah 0-3 saat menjamu Manchester United pada matchday 1, Kamis (20/9/2018) dini hari WIB.

Dalam laga yang dimulai pukul 23:55 WIB ini, Juventus sangat mendominasi permainan sejak awal-awal pertandingan. Terbukti, Dybala langsung berhasil mencetak gol saat pertandingnan baru berjalan lima menit. Ia melepaskan tendangan first time memanfaatkan umpan Bonucci dari sisi kanan dan gol 1-0 untuk tim tuan rumah.

Setelah unggul 1-0 Juventus sempat mengendurkan tekanan namun tetap menguasai pertandingan. Barisan depan Young Boys pun tetap kesulitan menembus pertahanan Juve yang dibentengi Bonucci, Barzagli dan Benatia.

Sementara Alex Sandro yang diplot sebagai gelandang sayap di sisi kiri dan Cuadrado di sayap kanan berkali-kali kerap merepotkan barisan pertahanan Young Boys. Terlebih determinasi yang diperlihatkan Pjanic dan Matuidi di barisan tengah serta gempuran Mandzukic, Bernardeschi dan Dybala di depan.

Juventus pun berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit 33. Gol yang dibuat Dybala itu berawal dari tembakan dari luar kotak penalti yang dilepaskan Matuidi. Bola sepakan Matuidi meluncur deras ke arah kiper Young Boys, Von Ballmoos. Namun Balmoos gagal menangkapnya dengan sempurna hingga kemudian bola memantul dan disambar secara cepat oleh Dybala. Juventus pun berhasil menjaga keunggulan 2-0 pada babak pertama.

Memasuki babak kedua, Allegri merotasi pemain dengan memasukkan Emre Can menggantikan Matuidi. Sementara, trio bomber Mandzukic-Bernardeschi-Dybala tetap dimainkan mengingat mega bintang Cristiano Ronaldo tidak dapat diturunkan dalam laga ini akibat skorsing satu laga menyusul kartu merah yang ia peroleh secara kontroversi saat Juventus mengalahkan Valencia 2-0 di Mestala pada matchday 1, Kamis (20/9/2018).

Meski tanpa Ronaldo, Juventus tetap bisa menunjukkan dominasinya. Bahkan, Dybala kembali menambah gol untuk melengkapi hattricknya sekaligus memperbesar keunggulan bagi Bianconeri pada menit ke-69. Gol tersebut berhasil ia ciptakan setelah memanfaatkan umpan tarik Cuadrado di sisi kanan dalam kotak penalti lawan.

Setelah menang 3-0, Allegri kemudian mengistirahatkan Pjanic dan Mandzukic masing-masing digantikan oleh Khedira pada menit ke70 dan striker belia Moise Kean (78’). Kean yang masih berusia 18 tahun pun beberapa kali berpeluang mencetak gol pada debutnya namun selalu membentur bek lawan. Skor 3-0 untuk kemenangan Juventus bertahan hingga laga bubar. (ys/b)

Susunan pemain:

Juventus (3-4-1-2): 1-Wojciech Szczesny; 15-Andrea Barzagli, 19-Leonardo Bonucci, 4-Medhi Benatia; 16-Juan Cuadrado, 5-Miralem Pjanic (6-Sami Khedira 70′), 14-Blaise Matuidi (23-Emre Can 46′), 12-Alex Sandro; 33-Federico Bernardeschi; 10-Paulo Dybala, 17-Mario Mandzukic (18-Moise Kean 78′)

Pelatih: Massimiliano Allegri (Italia)

Young Boys (4-1-4-1): 26-David Von Ballmoos; 19-Thorsten Schick, 5-Steve von Bergen, 4-Ali Mohamed, 23-Loris Benito; 35-Sekou Sanogo (30-Sandro Lauper 46′); 7-Miralem Sulejmani (13-Nicolas Ngamaleu 70′), 8-Djibril Sow, 6-Leonardo Bertone, 16-Christian Fassnacht (17-Roger Assale 71′); 99-Guillaume Hoarau.

Pelatih: Gerardo Seoane (Swiss)

Wasit: Sergey Karasev (Rusia)