Tuesday, 22 October 2019

Polisi Sebut Panggilan Amien Rais Sesuai Prosedur

Rabu, 10 Oktober 2018 — 13:01 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.(ikbal)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.(ikbal)

JAKARTA –  Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, panggilan Amien Rais hari ini, Rabu (10/10/2018) sebagai saksi kasus dugaan penyebaran informasi bohong atau Hoax tersangka, Ratna Sarumpaet sudah sesuai prosedur yang berlaku.

Amien mempermasalahkan surat panggilan yang ditujukan kepada dirinya lantaran dinilai mengalami kejanggalan. Dijelaskan Amien, surat panggilan diterima Selasa (2/10/2018) untuk hadir pada Jumat (5/10/2018).

Sementara Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, kata Amien, menyebutkan panggilan dirinya sebagai saksi untuk dimintai keterangan berdasarkan hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Ratna Sarumpaet. Sedangkan Ratna baru ditangkap pada Kamis (4/10/2018).

“Tangal 2 (Oktober 2018) sudah naik ke penyidikan, sudah ada laporan polisi. Jadi dasarnya jangan penangkapan bu Ratna Sarumpaet. Tanggal 2 itu muncul LP,” kata Argo dikonfirmasi.

(Baca : Kawal Amien Rais, Massa Alumni 212 Geruduk Polda Metro Jaya)

Untuk itu, mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu menegaskan, panggilan Amien Rais sudah sesuai prosedur yang berlaku.

“Sudah (sesuai prosedur). Melalui penyelidikan, proses penyelidikan seperti apa. Kemudian muncul laporan polisi (LP),” tandas Argo.

Sebelumnya, menjelang pemeriksaan Amien Rais mempermasalahkan surat panggilan yang ditujukan kepada dirinya karena terdapat beberapa kejanggalan.

(Baca : Didampingi Puteri dan Pengacaranya, Amien Rais Penuhi Panggilan Penyidik)

“Pertama saya melihat di Metro TV acara Prime Talk tadi malam. Irjen Polisi Setyo Wasisto menyatakan bahwa saya dipanggil berdasarkan keterangan Ratna Sarumpaet ini videonya. Ini kita lihat surat panggilan untuk saya tertanggal 2 Oktober padahal kita semua tahu Ratna Sarumpaet ditangkap oleh polisi setelah 2 Oktober yaitu 4 Oktober 2018. Ini sangat amat janggal sekali,” kata Amien sembari memperlihatkan video wawancara Setyo di Polda Metro Jaya, Rabu (10/10/2018).

“Ratna Sarumpaet pada tanggal 2 Oktober belum memberikan keterangan apapun, apakah ini kriminalisasi?, Wallahu a’lam,” lanjut Amien.

Tidak hanya itu, politikus senior PAN ini juga mempertanyakan surat panggilan yang hanya ditulis nama Amien Rais tanpa mencantumkannya nama Muhammad. Sebagaimana diketahui nama lengkap Amien adalah Muhammad Amien Rais.

“Kedua berdasarkan surat panggilan untuk saya tertulis Amien Rais padahal nama saya itu Muhammad Amien Rais, jadi saya mau tanya ke Ajun Komisaris Bsar Polisi Jerry Siagian dan AKP Niko Purba kenapa tidak tertulis nama Muhammad, apakah anti dengan nama Muhammad? Wallahu alam,” tandas dia.

Amien Rais dipanggil polisi sebagai saksi atas kasus dugaan penyebaran berita bohong atau Hoax tersangka Ratna Sarumpaet. Hari ini adalah panggilan kedua setelah sempat mangkir pada panggilan pertama, Junat (5/10/2018). (yendhi/tri)

Terbaru

Polwan (berkerudung) mengajak bicara wanita yang ditemukan linglung di Depok.
Selasa, 22/10/2019 — 8:12 WIB
Wanita Necis Ditemukan Linglung di Depok
serakah
Selasa, 22/10/2019 — 7:51 WIB
Serakah, Rakus, Kemaruk
Selasa, 22/10/2019 — 7:42 WIB
Menunggu Kerja Cerdas Kabinet Kerja Jilid II