Friday, 22 November 2019

Guru SMAN 87 Dilaporkan Anti-Jokowi Justru Dibela Muridnya

Selasa, 16 Oktober 2018 — 18:27 WIB
Para siswa sedang di mintai keterangan Bawaslu.  (wandi)

Para siswa sedang di mintai keterangan Bawaslu. (wandi)

JAKARTA-Siswa SMAN 87 Pesanggrahan, Jakarta Selatan sempat emosi dan membela guru yang dilaporkan Anti-Jokowi. Emosi ini ditunjukkan ketika pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta memeriksa lima siswa SMAN 87 Jakarta terkait kasus guru yang dilaporkan mendoktrin anti-Jokowi, Selasa (16/10).

Komisioner Bawaslu DKI Jakarta Puadi mengakui pihaknya hari ini memeriksaan, lima siswa.
“Dalam pemeriksaan siswa terbawa emosi. Sebab menurut mereka gurunya itu baik, yang menjadi panutan,” kata Puadi, Selasa (16/10).

Kepada Bawaslu dan unsur Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), kelima siswa dengan tegas membantah laporan yang menyebut guru NK mendoktrin anti-Jokowi saat pelajaran agama Islam.

Bahkan kelima siswa menegaskan saat pelajaran, guru NK memang memutarkan video gempa Palu, Sulawesi Tengah. Meski kelimanaya itu yakin kalau guru NK tak menyinggung soal politik.

“Guru tersebut hanya menyampaikan, ini lho, ada gempa, dan ini merupakan ujian serta cobaan, sehingga peristiwa ibi pelajaran buat siswa agar lebih berhati-hati, mempersiapkan untuk kematian,” kata Puadi.

Komisioner Bawaslu DKI Jakarta juga mengaku tak meragukan keterangan lima siswa ini kendati hasilnya berbeda dengan temuan sekolah. Pihak sekolah sebelumnya mendapat pengakuan sejumlah murid bahwa guru NK berpolitik.

bawaslu periksa siswa-(wandi)

Namun ia meyakini lima siswa yang diwawancarainya, tiga dari kelas XII IPA III dan dua dari kelas XII IPS III sudah tepat. Mereka dipilih secara acak materinya sangat sinkron.

Dari hasil ini selanjutnya Bawaslu DKI akan menggelar sidang pleno bersama polisi dan kejaksaan untuk menentukan ada atau tidaknya tindak pidana pemilu dalam laporan ini.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, bermula dari keluhan seorang orangtua murid yang viral di media sosial. Orangtua itu mengadukan anaknya dan siswa SMAN 87 lainnya dikumpulkan NK di masjid dan ditunjukkan video gempa di Palu, Sulawesi Tengah. NK dilaporkan menyebut banyak korban yang bergelimpangan akibat Jokowi.

Namun, saat dimintai keterangan Kepala Sekolah, NK tak mengakui laporan itu. Namun sejumlah siswa yang diajar NK mengakui N kerap membahas politik di kelas. (wandi)