Friday, 18 October 2019

Tak Puas Penjelasan Saudi Soal Khashoggi, Trump: Tunggu Tim Saya dari Turki dan Arab

Selasa, 23 Oktober 2018 — 9:46 WIB
Presiden Ameika Serikat Donald Trump .(Reuters)

Presiden Ameika Serikat Donald Trump .(Reuters)

AMERIKA SERIKAT – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali buka suara atas kasus kematian jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi, kolumis Washington Post yang tewas di dalam konsulat Saudi di Istanbul.

Kali ini Trump berkomentar mengenai apakah dirinya percaya bahwa Saudi telah mengungkap fakta mengenai kematian Khashoggi. Versi Pemerintah Arab Saudi, jurnalis pengkritik kerajaan itu tewas karena berkelahi bukan dibunuh.

“(Fakta kematian Khashoggi) kami akan mengetahuinya secepatnya, saya akan mengetahui dalam waktu dekat karena saya punya tim yang luar biasa di Turki dan Arab Saudi,” sebut Trump seperti dikutip dari AFP, Selasa (23/10/2018).

“Mereka akan kembali malam ini dan esok saya segara tahu dan saya tidak puas dengan apa yang saya dengar (dari Saudi),” sambung Trump, yang pernyataannya berbeda sesaat setelah Saudi mengumumkan  kematian Khashoggi  pada akhir pekan lalu.

Trump kala itu menyebut pernyataan Saudi soal Khashoggi tewas karena berkelahi sudah kredibel.

Khashoggi sendiri diduga tewas tak lama usai memasuki gedung konsulat Saudi di Istanbul (2/10) lalu. Jika Saudi mengatakan Khashoggi kehilangan nyawa karena berkelahi tidak demikian dengan keterangan beberapa negara lain termasuk Turki.

Diduga kuat pria 59 tahun itu kehilangan nyawa karena dibunuh algojo yang dikirim langsung dari Saudi. Khashoggi diperkirakan telah menjadi target disebabkan vokalnya dirinya mengkritik rezim dan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (Mbs) yang diduga sebagai otak dari kematian Khashoggi.(tri)