Friday, 06 December 2019

Tanpa Izin Usaha, Dua Panti Pijat di Jakbar Bakal Disegel

Rabu, 24 Oktober 2018 — 13:56 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA – Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Jakarta Barat (Jakbar), mengusulkan dua panti pijat tanpa izin supaya disegel.

“Setelah dicek ke lapangan, griya pijat di Jalan Raya Panjang dan  Latumenten Raya tidak memiliki izin usaha pariwisata dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTSP) DKI Jakarta,” kata Kepala Sudis Parbud Jakbar,  Linda Enriany, Rabu (24/10/2018).

Atas dasar itu, lanjut Linda, pihaknya mengusulkan ke Satpol PP supaya menyegel kedua tempat hiburan ilegal tersebut, sesuai amanat Gubernur Nomor 18 tahun 2018 tentang penyelenggaraan usaha pariwisata.

Sebelumnya, Sudin Parbud Jakbar sudah mengimbau dan mengingatkan kedua pemilik supaya agar segera mengurus perizinan ke instansi terkait.

“Imbauan dan peringatan dari kami ternyata tidak digubris kedua pemilik panti pijat liar itu. Jadi kami sudah melayangkan surat usulan penutupan usaha ke Satpol PP Jakarta Barat,” jelasnya.

Ditambahkannya, hasil rapat koordinasi bersama dan setelah dikonfirmasi oleh UP PTSP Jakarta Barat, diketahui belum mengeluarkan izin tempat usaha pariwisata untuk kedua tempat hiburan tersebut. (rachmi/mb)