Wednesday, 16 October 2019

Kasus Pencemaran Nama Baik

Diperiksa Sebagai Tersangka, Ahmad Dhani Datang Bawa Sejumlah Ahli

Kamis, 25 Oktober 2018 — 17:21 WIB
Ahmad Dhani.

Ahmad Dhani.

SURABAYA –  Diperiksa sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik di Markas Polda Jawa Timur, Ahmad Dhani Prasetyo datang  membawa sejumlah saksi ahli diantaranya ahli komunikasi.

Kuasa Hukum dari pentolan band Dewa 19  Aldwin Rahardian Megantara mengatakan, pihaknya mengajukan permohonan kepada polisi agar diberi kesempatan menyodorkan ahli.

“Keberadaan ahli ini berkaitan dengan pasal 27 ayat 3 yang dituduhkan yakni terdiri dari ahli pidana, ITE dan komunikasi,” kata Aldwin Rahardian Megantara di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (25/10/2018).

Menurutnya, para saksi ahli yang dibawanya ini dibutuhkan untuk  membandingkan keterangan dari pihak kepolisian dan para ahli. Hal ini diilakukan untuk menentukan konstruksi hukum yang lebih jelas pada kasus tersebut.

“Kami yakin dari ahli yang ada, bahwa memang ini tidak masuk unsur pidananya. Kontruksi hukumnya harus jelas,” lanjut Aldwin yang juga menduga kliennya mengalami persekusi. “ Kan  saat menghadiri undangan Deklarasi #2019GantiPresiden, Dhani tak bisa keluar hotel lantaran dikepung sejumlah massa.”

Aldwin juga menilai penetapan Ahmad Dhani sebagai tersangka terlalu cepat,karena seharusnya yang bersangkutan harus dipanggil dulu oleh penyidik atau melalui kuasa hukumnya. Atau setidaknya memperoleh kesempatan untuk melakukan gelar perkara khusus.

“Kami ingin adanya gelar perkara khusus yang melibatkan ahli dari polisi dan ahli dari tersangka. Meskipun statusnya tersangka kita mohonkan kepada penyidik,” imbuh Aldwin.

Menanggapi ahli yang dibawa Ahmad Dhani dalam pemeriksaan kali ini, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes POl Frans Barung Mangera menjelaskan, kuasa hukum tersangka sudah mengajukan permohonan menghadirkan saksi, yaitu ahli bahasa.

“Kami sudah masuk tahap penyidikan, kenapa tidak dibawa sejak satu bulan lalu saat dipanggil sebagai saksi,” ujarnya di Mapolda Jatim, Kamis (25/10/2018).

Pihaknya tetap akan melakukan penyidikan sesuai prosedur hukum  di bawah Undang-undang yang mengacu pada penyelidikan melibatkan ahli bahasa dan ahli hukum pidana, yang sudah dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP)  Ahmad Dhani sebagai tersangka.

Menurutnya, jika kuasa hukum Ahmad Dhani keberatan, bisa menggunakan celah hukum seperti pengujian materi atau koreksi terhadap penyidik lewat Pra Peradilan. “Kita siap di praperadilan kok,” tegas Barung.