Saturday, 14 December 2019

Tempat Kos Mewah di Setiabudi Diobrak-Abrik Petugas

Rabu, 31 Oktober 2018 — 22:36 WIB
Petugas sedang menggempur tembok kost-kostan mewah tiga lantai.  (wandi)

Petugas sedang menggempur tembok kost-kostan mewah tiga lantai. (wandi)

JAKARTA – Tempat kost mewah tiga lantai di Jl Anggrek XII Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, diobrak-abrik petugas, Rabu (31/10/2018). Tindakan tegas ini dilakukan lantaran bangunan tidak memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

Kepala Satpol PP, Jakarta Selatan, Ujang Harmawan mengatakan, penertiban bangunan ini dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. Tindakan tegas ini juga merupakan salah satu wujud dalam melaksanakan penegakan Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 7 Tahun 2018 Tentang Bangunan Gedung, dan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 128 Tahun 2012 Tentang Pengenaan Sanksi Pelanggaran Penyelenggaraan Bangunan Gedung.

“Penertiban ini kami lakukan karena hingga saat ini masih ada masyarakat Jakarta Selatan yang melanggar peraturan tersebut. Makanya pembongkaran ini kami lakukan tujuannya untuk memberi efek jera kepada warga masih melanggar,” kata Ujang Hermawan.

Diungkapkan oleh Kasat Pol PP, sebelum dibongkar, Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan Jakarta Selatan telah melayangkan surat pemberitahuan, surat segel, dan surat perintah bongkar (SPB).

Bangunan ini terpaksa dibongkar karena pemilik tidak melakukan pengurus perijinan. Diharapkan pada para pemilik gedung untuk segera mengurus perijinan.

“Adanya bangunan ini juga tetangganya juga pada komplain. Jadi berbaiklah kepada tetangga. Jika gedung inikan dapat disewakan juga, maka diberikan fasilitas yang baik untuk yang menyewanya dan hidup aman,” terangnya.

Kasektor Citata Kecamatan Setiabudi, Bambang menambahkan, pihaknya memang sudah melakukan pengawasi bangunan tersebut sampai pengurusan izin keluar. Bahkan pihaknya sudah beberapa kali menegur dan meminta pemilik supaya mengurus surat-surat, tapi tidak digubris.

“Mulai saat ini, tidak boleh melanjutkan pengerjaan sampai izin itu keluar. Kami akan segel permenan agar pemilik tidak melakukan aktivitas lagi membangun bangunan ini,” terang Bambang.

Dia juga menjelaskan memang pihaknya terus melakukan pengawasan bangunan-bangunan yang ada di wilayah. Ini tujuannya agar masyarakat mau mematuhi peraturan sebelum membangun bikin surat ijin terlebih dahulu. (wandi/b)

Terbaru

Hillary Brigita Lasut. (ist)
Sabtu, 14/12/2019 — 9:04 WIB
Politisi NasDem Hillary Anggota Termuda DPR
Sabtu, 14/12/2019 — 8:49 WIB
Menuju Desa Sejahtera