Wednesday, 13 November 2019

Warga Mulai Mendaftar untuk Dapat Rumah ‘DP Nol Rupiah’

Sabtu, 3 November 2018 — 9:14 WIB
Warga yang mendaftar untuk mendapatkan rumah dp nol rupiah. (ifand)

Warga yang mendaftar untuk mendapatkan rumah dp nol rupiah. (ifand)

JAKARTA – Sejumlah warga dari beberapa wilayah, memadati kantor Walikota Jakarta Timur, Jumat (2/11/2018). Mereka melakukan mendaftar untuk mendapatkan rumah ‘DP nol rupiah’ Klapa Village, Duren Sawit, yang menjadi program andalan pemerintah DKI.

Dengan membawa dokumen-dokumen sebagai syarat untuk mendapatkan salah satu hunian, warga berdatangan.  Beberapa petugas yang ada pun, langsung memberikan form formulir sebagai data pendaftaran yang harus diisi warga. Selanjutnya petugas langsung mendaftarkan via online melalui website dp0rupiah.jakarta.go.id

Tomi (40), salah satu pendaftar mengatakan, dirinya sudah berniat untuk mendapatkan hunian ‘dp nol rupia’h tersebut. Bahkan ia hadir dalam perilisan rumah ‘dp nol rupiah’, agar bisa segera mendapatkan unit. “Dari launching kemarin saya sudah mau daftar, cuma nggak bisa. Makanya hari ini saya langsung datang ke kantor walikota,” katanya.

Menurut Tomi, awalnya ia sempat terkejut karena melihat rumah ‘dp nol rupiah’ bukan berbentuk rumah melainkan rusunami. Namun, karena ia menilai lokasinya yang cukup strategi, ia pun memutuskan untuk mengambil salah satu unit.

“Lokasinya yang saya suka, apalagi bentar lagi tol becakayu selesai, ini salah satu kenapa saya ambil juga,” ujarnya.

Tomi juga menambahkan, dorongan lain kenapa ia terus berupaya untuk mendapatkan satu unit, karena permintaan sang anak. Dan tanpa dp itu pula yang dinilainya mempermudah untuk mendapatkan satu unit rumah.

“Anak juga mendukung, dia pengen ambil hunian dp nol rupiah ini. Makannya kita pengen ambil. Kalo menariknya ya, karena nggak ada DP sebenarnya itu aja sih,” ucapnya.

Sementara itu, Walikota Jakarta Timur, Muhammad Anwar mengatakan, Dalam pendaftaran ‘dp nol rupiah’ tidak ada target sampai berapa orang. Pendaftaran dibuka sebanyak mungkin untuk ditampung, dan nanti ada bagian validasi data yang sesuai dengan persyaratan yang sudah ditentukan.

“Nantinya dari validasi itu yang membuktikan apakah warga memang layak memiliki hunian tersebut,” ungkapnya.

Walikota pun berharap, dalam pendaftaran ini masyarakat bisa terlayani dengan baik dalam proses pendaftaran dp nol rupiah. Warga juga diminta bersabar dan antri agar pelayanan berjalan maksimal.

“Karena yang akan dibangun tahap pertama sebanyak 780 unit dengan tipe 21 dan tipe 36,nantinya akan dilakukan di 5 lokasi lagi Jakarta Timur,” pungkasnya. (ifand/mb)