Saturday, 07 December 2019

TKN Jokowi-Ma’ruf Bantah Pasang Iklan Kampanye

Senin, 5 November 2018 — 15:27 WIB
Direktur Hukum Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-KH. Ma'ruf Amin, Ade Irfan Pulungan. (yendhi)

Direktur Hukum Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-KH. Ma'ruf Amin, Ade Irfan Pulungan. (yendhi)

JAKARTA  –  Direktur Hukum Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-KH. Ma’ruf Amin, Ade Irfan Pulungan mambantah pihaknya berniat memasang iklan melalui salah satu media koran nasional sebagai dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf.

Irfan berdalih apa yang dipasang pada media cetak tersebut lebih kepada sosialisasi kepada masyarakat mengenai nomor rekening. Hal itu bertujuan agar tercipta keterbukaan dan transparansi masalah keuangan.

“Bukan pemasangan iklan, sebenarnya itu kan sosialisasi rekening, ini mungkin terjadi miskomunikasi saja. Jadi di TKN tidak ada niat untuk pemasangan iklan tapi sosialisasi rekening kepada publik agar diketahui oleh publik terhadap siapa yang melakukan penyumbangan.  Kita ingin transparansi akuntabilitas secara jelas dan terukur kepada publik,” kata Irfan di Gedung Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (5/11/2018).

Dia menambahkan, TKN tidak melihat yang dipasang dalam media cetak tersebut sebagai sebuah iklan melainkan bentuk keterbukaan dan transparansi sesuai regulasi yang ada.

“Menurut kami bukan persoalan melanggar, menurut kami, kami gak punya niat tidak punya keinginan untuk melanggar aturan-aturan kampanye yang ada gitu,” ujar dia.

Irfan menyampaikan Bawaslu RI belum ada rencana untuk melakukan pemanggilan lagi. Pasalnya, selain sudah dikejar waktu apa yang disampaikan oleh Irfan sudah dinilai cukup oleh Bawaslu RI. “Ya udah cukup (keterangan). Karena memang mereka (Bawaslu) dibatasi waktu ya,” tandas dia. (yendhi)