Tuesday, 19 November 2019

Seorang Wanita Tewas dalam Unjuk Rasa Kenaikan Bahan Bakar di Prancis

Minggu, 18 November 2018 — 15:42 WIB
Demonstran mengenakan vest berwarna kuning dan meblokir jalan sebagai aksi protes terhadap kebijakan penaikan bahan bakar di Prancis. (reuters)

Demonstran mengenakan vest berwarna kuning dan meblokir jalan sebagai aksi protes terhadap kebijakan penaikan bahan bakar di Prancis. (reuters)

PRANCIS – Seorang wanita tewas dan 220 orang terluka dalam gerakan “Rompi Kuning” yang memblokir jalan-jalan utama Prancis, sebagai bentuk protes atas kenaikan pajak bahan bakar.

Wanita yang diketahui berusia 63 tahun tersebut, meninggal setelah tertabrak kendaraan di wilayah Savoie timur.  Dilansir SKy News, pengemudi kendaraan yang menabrak mengemudi dengan kecepatan tinggi karena panik mobilnya dikepung oleh pengunjuk rasa.

Menurut Kementrian Dalam Negeri setempat, Kepolisian Prancis menangkap 117 orang ditangkap dan 73 ditahan untuk dimintai keterangan.

Gerakan “rompi kuning” dimulai di media sosial bulan lalu dengan seruan untuk blokade jalan raya akibat kebijakan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Pemerintah Prancis pekan lalu mengatakan akan memberikan subsidi energi dan bonus terhadap kendaraan yang lebih bersih. Hal ini dilakukan untuk meredam amarah masyarakat atas keputusa kenaikan harga bahan bakar.

Meski mendapat tentangan dari rakyatnya, Macron menegaskan tidak membatalkan keputusannya. Bahkan, ia mengatakan kenaikan akan kembali terjadi pada Januari 2019. (mb)