Wednesday, 16 October 2019

Hadapi Sriwijaya di Cikarang, Pembuktian Persija Bukan Tim Jago Kandang

Jumat, 23 November 2018 — 19:34 WIB
Para pemain Persija Jakarta dalam sesi latihan terakhir jelang melawan Sriwijaya FC di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. (ist/media Persija)

Para pemain Persija Jakarta dalam sesi latihan terakhir jelang melawan Sriwijaya FC di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. (ist/media Persija)

JAKARTA – Sukses Persija ‘Macan Kemayoran’ Jakarta menggilas Persela Lamongan tiga gol tanpa balas, awal pekan kemarin, seolah membuktikan tim asuhan Stefano ‘Teco’ Cugurra itu tampil menggila jika bermain di ibukota. Namun kali ini Macan Kemayoran harus bisa membuktikan bahwa mereka bukanlah tim jago kandang saat menjamu Sriwijaya FC (SFC) dalam lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (25/11/2018) pukul 15:30 WIB.

Meski berstatus tuan rumah, Persija kembali gagal menggelar laga kandang Liga 1 di ibukota. Mereka harus ‘mengungsi’ ke Cikarang, Kabupaten Bekasi, setelah dua stadion yang biasa mereka gunakan untuk menjamu lawan tidak terwujud.

Stadion Utama Gelora Bung Karno di Senayan, Jakarta Pusat, sedang dipersiapkan untuk menggelar laga antara Timnas Indonesia kontra Filipina pada ajang Piala AFF 2018. Sementara Stadion Patriot Candrabhaga di Kota Bekasi, tidak bisa digunakan, lagi-lagi karena terkendala izin.

Persija yang telah menjadi ‘tim musafir’ dalam beberapa tahun terakhir, kembali harus menerima kondisi tersebut dengan lapang dada. Mereka kembali harus bisa menunjukkan taji mereka, jauh dari atmosfer ibukota.

(Baca2.000 Petugas Keamanan Siaga Jaga Laga Persija vs Sriwijaya)

Bisa mengalahkan SFC jelas bakal membuktikan label mereka sebagai tim yang bukan jago kandang. SFC pun bukanlah lawan yang mudah, seperti yang diakui Teco. Apalagi tim dari kota Palembang tersebut sangat membutuhkan kemenangan demi menjauh dari ancaman degradasi.

Saat ini, SFC masih tercecer di papan bawah dengan 36 poin dari 31 laga. Tim asuhan Angel Alfredo Vera itu hanya unggul produktivitas gol dari batas akhir zona merah, hunian PS Tira yang baru melakoni 30 laga.

“Sriwijaya saya rasa bakal jadi lawan berat dan bisa menjadi salah satu tim yang akan menjegal langkah kami menjadi juara. Karena mereka butuh poin bakal kerja keras untuk menghindari degradasi. Tim yang sedang terancam degradasi biasanya bermain ngotot,” kata Teco kepada para awak media, jelang melawan SFC.

Meski demikian, pelatih asal Brasil itu sudah mengetahui gaya permainan SFC. Untuk itu, ia sudah menyiapkan strategi khusus demi mengamankan poin penuh pada laga nanti. Apalagi Macan Kemayoran wajib menang demi menjaga kans menjadi juara.

Persija masih menempati urutan kedua klasemen dengan 53 poin, kalah satu angka dari pimpinan klasemen, PSM Makassar. “Tentu pertandingan nanti kami menargetkan untuk menang, para pemain harus bekerja keras untuk hal itu,” tegas Teco.

Bisa mengalahkan SFC juga bakal menjadi modal positif bagi Macan Kemayoran sebelum menyambangi Bali United pada 2 Desember mendatang sebelum kembali menjamu tim papan bawah, Mitra Kukar di laga pamungkas. Tidak heran jika setiap laga layaknya final dalam sebuah turnamen oleh para pemain, termasuk Jaimerson Xavier yang kemungkinkan bakal kembali tampil sejak menit pertama pada laga nanti.

Pada laga lainnya di hari yang sama, Persipura menjamu PSMS Medan dan Barito Putera sambangi Arema FC. (junius/ys)

REKOR PERTEMUAN:

10/07/18, Sriwijaya vs Persija 2-2

07/10/17, Sriwijaya vs Persija 1-0

16/06/17, Persija vs Sriwijaya 1-0

23/10/16, Sriwijaya vs Persija 2-1