Friday, 06 December 2019

Kodim 0619 Purwakarta Gelar Kegiatan Pembinaan Wawasan Kebangsaan

Sabtu, 24 November 2018 — 16:20 WIB
Dandim 0619 Purwakarta Letkol Arh Yogi melakukan photo bersama dengan seluruh peserta kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan. (dadan)

Dandim 0619 Purwakarta Letkol Arh Yogi melakukan photo bersama dengan seluruh peserta kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan. (dadan)

PURWAKARTA – Kodim 0619 Purwakarta sukses menggelar kegiatan Pembinaan Wawasan Kebangsaan kepada masyarakat Kabupaten Purwakarta bertempat di Gedong Sigrong, Jalan Siliwangi, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (23/11/2018).

Hadir pada kegiatan tersebut ratusan peserta terdiri dari Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) melibatkan unsur lintas agama, unsur Polres Purwakarta, Kesbangpol, sejumlah organisasi kemasyarakat, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat serta kalangan santri dari berbagai ponpes di Purwakarta.

Kesuksesan kegiatan tersebut tampak dari antusiasme peserta dan terbangun tanya jawab interaktif antara peserta dengan narasumber terdiri Dandim, Polres dan Kesbangpol.

Peserta menanyakan beragam persoalan dihadapi bangsa termasuk disinggung pula upaya menjaga soliditas antar ormas dan individu di tengah masyarakat. Satu persatu narasumber menjelaskan hal tersebut.

“Tujuan diadakannya kegiatan ini sebagai upaya membangun komunikasi dan silaturahmi agar tetap terjaga soliditas dan kekompakan,” ujar Dandim 0619 Purwakarta Letkol Arh Yogi N.

Dandim menyebutkan persoalan gadget jangan dianggap remeh karena dapat memicu perpecahan dan menimbulkan sikap individualisme.

“HP saja kini menjadi sebuah kebutuhan yang tak bisa ditinggalkan. Coba perhatikan, orang sekarang bangun tidur langsung nyari dan megang HP. 24 jam dekat dengan HP,” jelas dia.

Dari beragam gadget tersebut berpotensi menimbulkan kebencian, fitnah, hasutan, provokasi dan tindakan mengarah ke prilaku tak terpuji. “Ini juga bentuk ancaman,”ujar dia.

Menjawab peserta Indonesia mungkin saja hilang di masa mendatang, Dandim balik bertanya apakah kalian rela negara tercinta ini hilang? Peserta seragam menjawab, “tidak rela”.

Untuk itu Dandim mengajak agar tetap membangun komunikasi dan silaturahmi sebagai bagian memperekat persatuan dan kesatuan. “Apa yang kita lakukan hari ini tentu untuk dinikmati generasi penerus bangsa ini dimasa mendatang,” ujarnya.

Agus Mulyana (62), satu peserta dari Ormas Laskar NKRI mengapresiasi kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan yang diinisiasi Kodim 0619 Purwakarta.

“Saya melihatnya kegiatan ini positif sekali di tengah masyarakat yang sudah mulai terkotak-kotak. Saran saya, kegiatan ini harus terus digalakkan dan berkelanjutan untuk mewujudkan masyarakat aman, damai dan sentosa,” ujarnya. (dadan/ys)