Sunday, 15 December 2019

Lima Pengunjung Taman Waduk Pluit Terkena OTT

Minggu, 25 November 2018 — 19:07 WIB
Pengunjung Taman Waduk Pluit, ditangkap petugas karena kedapatan buang sampah. (deny)

Pengunjung Taman Waduk Pluit, ditangkap petugas karena kedapatan buang sampah. (deny)

JAKARTA  – Operasi tangkap tangan (OTT) terhadap warga yang buang sampah sembarangan, digelar petugas Lingkungan Hidup (LH) Kecamatan Penjaringan, di Taman Waduk Pluit, Jakarta Utara, Minggu (25/11).

Lima pengunjung pun, tertangkap basah petugas dan langsung dibawa ke meja yang telah disiapkan untuk menjalani sidang. Meski sebagian mereka tak mengetahui adanya operasi, namun petugas tetap memberikan sanksi berupa denda.

“Saya ketahuan buang puntung rokok sembarangan, nggak tahu (ada peraturan, red). Kapok deh, baru sekali ini diajakin teman ke sini,” ucap Rahmat, salah satu pengunjung yang terkena OTT buang sampah sembarangan.

Karena tidak banyak membawa uang, ia pun hanya mampu membayar denda Rp10 ribu kepada petugas. “Tadi udah kepakai beli bubur buat sarapan Pak, nggak tahu juga bakal begini,” paparnya sambil mengatakan bahwa kegiatan positif.

Kepala Satuan Pelaksana LH Kecamatan Penjaringan, Matsani, mengatakan OTT Sampah di Taman Waduk Pluit dilakukan berdasarkan Perda Nomor 3 Tahun 2013 tentang pengelolaan sampah. “Tujuan lain untuk memberikan efek jera juga,” tegasnya.

Sementara itu, mengenai sanksi sendiri, Matsani mengatakan harusnya Rp100 rb – Rp500 rb. Namun, karena lokasi berada di taman dan pelanggar tidak banyak bawa uang, denda pun akhirnya dibayarkan seadanya dengan jumlah bervariasi. (deny/win)