Tuesday, 12 November 2019

Prasetyo Ajak Jaksa Sebagai Pemimpin Perubahan

Jumat, 30 November 2018 — 23:43 WIB
Jaksa Agung HM Prasetyo menutup Rapat Kerja Nasional

Jaksa Agung HM Prasetyo menutup Rapat Kerja Nasional

JAKARTA – Jaksa Agung HM Prasetyo menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kejaksaan RI di Nusa Dua, Bali, Jumat (30/11/2018) sejak dibukanya 27 November 2018. Dirinya mengajak insan Adhyaksa wajib membuat terobosan positif sebagai pemimpin perubahan.

Agar a jaksa mampu memobilisasi diri sebagai pemimpin perubahan yang berupaya mengembangkan kemampuan, kompetensi, dan kapabilitas, untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif.

“Jaksa wajib mengaktualisasikan berbagai strategi dan lompatan pemikiran, semisal membuat terobosan dalam mengatasi setiap persoalan dan permasalahan guna menentukan alternatif solusi, jalan keluar pemecahan, termasuk tujuan akhir pencapaian yang jelas, positif, dan baik,” ujar Prasetyo dalam siaran pers kepada wartawan di Jakarta.

Menurut orang nomor satu di Kejaksaan RI,Jaksa wajib menyadari bahwa perubahan sebagai realitas itu tidak boleh dihindari namun penting untuk dihadapi. Perubahan yang terjadi dapat direspons, dipahami, serta dikelola dengan baik dan proporsional.

“Kesempatan ini dapat kami nyatakan sebagai saat yang baik dan tepat yang memotivasi kami untuk secara berkelanjutan melakukan evaluasi, introspeksi agar segera melakukan gerakan yang dalam keadaan tertentu dibutuhkan keberanian untuk secara terus menerus menyesuaikan diri dengan perkembangan, serta perubahan yang memengaruhi pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujarnya.

Prasetyo juga menambahkan dalam rakernas ini sebagai awal dimulainya sebuah perubahan untuk mewujudkan institusi kejaksaan menjadi penting, diperhitungkan, dihormati, diterima dan dicintai karena mampu memberikan penegakkan hukum yang adil, pasti, dan bermanfaat.

“Untuk menjadi kejaksaan yang maju dan modern, yang seharusnya dapat kita lakukan beberapa waktu lalu, namun waktu terbaik selanjutnya untuk melangkah menuju perubahan ke arah yang lebih baik sesungguhnya harus dimulai pada saat ini, sekarang ini,” tukasnya. (Adji)