Wednesday, 13 November 2019

Sandi Bersyukur Bawaslu Hentikan Kasus Prabowo ‘Tampang Boyolali’

Jumat, 30 November 2018 — 14:23 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno (yendhi)

Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno (yendhi)

JAKARTA – Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno, bersyukur Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menghentikan kasus Prabowo Subianto terkait ujaran ‘Tampang Boyolali’.

Sandi menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada Bawaslu sebagai pihak yang berwajib menyelidiki perkara tersebut. Secara pribadi ia berpendapat ucapan Prabowo tidak mengandung unsur pelanggaran Pemilu.

“Jadi kami mensyukuri Bawaslu menemukan kalau itu tidak ada pelanggaran, dan itu menjadi satu reminder bahwa yang diangkat oleh Pak Prabowo itu adalah ketimpangan dan kesenjangan,” kata Sandiaga di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (30/11/2018).

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta tersebut menyampaikan, isu yang selama ini diangkat oleh Prabowo-Sandi dan Badan Pemenang Nasional (BPN) adalah ekonomi sehingga tidak akan keluar dari konteks tersebut.

“Nah ini yang akan disolusikan oleh kami, oleh tim BPN Prabowo-Sandi dan kita akan meyakinkan masyarakat memenangkan hati dan pikiran emak-emak, milenial, bapak-bapak, semua, agar luput dari kesenjangan. Itu adalah ketimpangan ekonomi yang disebabkan tidak adanya lapangan pekerjaan dan biaya hidup yang semakin membebani,” tandas dia.

Bawaslu mengeluarkan putusan terkait dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan calon presiden Prabowo Subianto, mengenai ucapan ‘tampang Boyolali’. Berdasar hasil penelitian dan pemeriksaan, Bawaslu menyebut tidak ditemukan unsur penghinaan dalam ucapan capres nomor urut 02 tersebut.

Dengan demikian, penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran kampanye itu dihentikan. Bawaslu menilai ucapan Prabowo tidak dalam kegiatan kampanye melainkan tengah meresmikan posko pemenangan. (yendhi/yp)