Sunday, 13 October 2019

Gerakan 'Rompi Kuning'

Kerusuhan Pecah di Prancis, 81 Orang Ditangkap Polisi

Minggu, 2 Desember 2018 — 10:12 WIB
reuters

reuters

PRANCIS – Kericuhan pecah saat polisi mencoba menghalau demonstran berompi kuning yang berusaha menembus pengamanan di Champs Elysees, Paris, Sabtu (1/12/2018) waktu setempat. Sebanyak 81 perusuh ditangkap petugas dalam bentrok yang terjadi.

Dilansir Reuters, para perusuh mengamuk di pusat kota Paris, membakar mobil dan bangunan, menjarah toko, menghancurkan jendela dan bentrok dengan polisi dalam kerusuhan yang disebut terburuk dalam lebih dari satu dekade. Ini menjadi tantangan besar bagi kepresidenan Emmanuel Macron yang baru berusia 18 bulan.

Protesters wearing yellow vests, a symbol of a French drivers' protest against higher diesel taxes, face off with French riot police during clashes at the Place de l'Etoile near the Arc de Triomphe in Paris

Pihak berwenang terperangah oleh meningkatnya kekerasan setelah dua minggu protes nasional terhadap pajak bahan bakar dan biaya hidup, yang dikenal sebagai gerakan “rompi kuning”.

Sementara itu, Presiden Macron sedang berada di Argentina untuk mengikuti KTT G20. Namun disebutkan, Macron sudah memanggil para menterinya untuk membahas krisis setelah kembali dari Argentina Minggu (1/12/2018) waktu setempat.

“Saya tidak pernah melihat (kekacauan) yang seperti itu,” ujar Perdana Menteri Edouard Philippe yang membatalkan perjalanan ke Polandia. (mb)