Monday, 18 November 2019

Puluhan Pengemudi Ojek Online Berikan Dukungan Pada Prabowo

Jumat, 7 Desember 2018 — 20:15 WIB
Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto saat menerima puluhan ojek online di kediamannya. (Foto Istimewa)

Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto saat menerima puluhan ojek online di kediamannya. (Foto Istimewa)

JAKARTA – Puluhan pengemudi ojek online yang tergabung dalam Forum Gabungan Ojek Online Indonesia menyambangi kediaman Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (7/12/2018).

Melihat itu, Prabowo mengaku terkejut. Ia menerima dengan baik kedatangan puluhan pengemudi ojek online ini. “Pada sehat ya, tetap semangat,” kata Prabowo.

Juru Bicara Forum Gabungan Ojek Online Indonesia, Zulifkar mengatakan, selain memberikan dukungan untuk Prabowo pihaknya juga menyampaikan permasalahan yang selama ini dihadapi pengemudi ojek online.

“Selain kami memberikan dukungan agar Pak Prabowo menang di Pilpres 2019, kami juga menyampaikan nasib kami terkait regulasi yang selama ini belum jelas untuk para ojek online khususnya roda dua,” ucapnya.

Zulfikar melanjutkan, selama ini permintaan mereka terkait regulasi untuk ojek online kepada pemerintah tidak ada yang terealisasi.

“Selain kita sudah demo, bahkan ada perwakilan ojek online yang sudah duduk satu meja dengan Pak Jokowi tapi tidak ada hasilnya untuk regulasi kami,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Edhy Prabowo mengamini pernyataan Zulfikar.

“Pak Prabowo menerima ojek online, mereka menyampaikan beberapa permasalah kepada Capres nomor urut 02 dan mereka juga ingin meberikan dukungan. Responnya Pak Prabowo sangat positif, InshaAllah sudah kami catat yang disampaikan teman-teman ojek online tadi,” ujarnya.

Sebelumnya Prabowo sempat dikecam beberapa pihak tentang pernyataannya sekarang banyak lulusan SMA dan sarjana hanya jadi pengemudi ojek online. Beberapa pengmudi ojek online ada yang tersingggung atas pernyaaan itu karena dinilai meremehkan kerja pengemudi ojek oline. (cw6/b)