Thursday, 14 November 2019

Soal Muslim Uighur, Koordinator Jubir Prabowo – Sandi Desak Pemerintah Tegas Terhadap Cina

Selasa, 18 Desember 2018 — 13:48 WIB
Dahnil Anzar.(dok/yendhi)

Dahnil Anzar.(dok/yendhi)

JAKARTA – Koordinator Juru Bicara pasangan Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, mendesak pemerintah untuk bersikap tegas terhadap Pemerintah Cina yang diskriminatif terhadap Muslim Uighur.

Dahnil menyebut, Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Maka dari itu Indonesia dapat menjadi alat tekan bagi Cina untuk tidak melanggar deklarasi universal hak asasi manusia di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Pemerintah harus segera melakukan aksi nyata dalam menghentikan diskriminatif rasial yang terjadi di Cina,” ucap Dahnil dalam keterangannya, Selasa (18/12/2018).

Dahnil melanjutkan, politik luar negeri Indonesia yang menganut prinsip bebas aktif harus dilakukan pemerintah terhadap nasib jutaan muslim Uighur yang teraniaya.

“Sikap Indonesia ini tidak boleh ragu dan didikte oleh siapapun. Apalagi terkait dengan kemanusiaan. Indonesia harus segera bertindak atas apa yang dilakukan pemerintah Cina,” paparnya.

Lebih jauh, Dahnil mengatakan, solidaritas dan dukungan Indonesia ini melebihi batas agama. Sama halnya dengan tindakan kekerasan dan diskriminatif terhadap etnis di negara lainnya, desakan ini lebih kepada nilai kemanusiaan yang harus dijunjung tinggi.

“Sama seperti saudara-saudara kita di Palestina, Rohingya, dan belahan bumi mana pun. Ini karena amanat konsitusi yang kita anut agar nilai kemanusian dan perdamaian harus dijunjung tinggi,” tandasnya. (cw6/mb)