Wednesday, 13 November 2019

Soal Kekerasan Muslim Uighur di China, Tim Prabowo Sependapat JK

Kamis, 20 Desember 2018 — 19:28 WIB
joksan1

JAKARTA – Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso sependapat dengan pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menyebut tidak bisa ikut campur terkait permasalahan domestik yang terjadi di China terkait kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) terhadap Muslim Uighur di Xinjiang.

“Saya kira etikanya kita tidak akan mencampuri urusan negara orang,” ucap Djoko di Kopi Bos, Jalan Asembaris Raya, Jakarta Selatan, Kamis (20/12/2018)

Meski tak ikut campur, lanjut Djoko, pemerintah Indonesia juga harus dapat mengantisipasi pengaruh negatif dan positifnya dari kasus pelanggaran HAM terhadap Muslim Uighur di Xinjiang.  “Kita harus hitung itu. Kalau Indonesia melanggar etika biar saja, biarlah kepentingan nasional di atas kita,” tandasnya.

Uighur adalah minoritas Muslim yang sebagian besar berada di wilayah Xinjiang, China bagian barat. Sekitar 45% penduduk di tempat itu adalah Uighur. Xinjiang resminya diperlukan sebagai daerah otonomi di dalam China, sama seperti Tibet di selatan.

Sejumlah laporan yang menyebutkan semakin banyak orang Uighur dan minoritas Muslim lainnya yang ditahan di Xinjiang muncul dalam beberapa bulan terakhir. China menyatakan pihaknya melakukan penahanan untuk mengatasi kelompok ekstremis. (Cw6/win)